
Karanganyar, CyberNews. Sesosok bayi tanpa identitas ditemukan diselokan pinggir jalan di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, kemarin. Bayi yang berumur kurang dari 24 jam itu ditemukan warga sudah tak bernyawa. Hasil olah tempat kejadian perkara, menurut Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Djoko Satriyo Utomo, bayi berjenis kelamin laki-laki itu diduga dibuang saat susana sepi yakni pagi hari.
"Ada lampu Merkuri di sekitar lokasi. Lampu itu biasanya padam pukul 05.30, tapi saat penemuan bayi, warga sekitar mengatakan lampu pukul 03.30 sudah padam," katanya, Rabu (10/3).
Dari fakta semacam itu, kepolisian mengembangkan penyelidikan. Hasil koordinasi dengan pihak aparat pemerintah desa setempat, diduga pelaku atau ibu bayi tak jauh dari lokasi ditemukannya bayi. Setelah melakukan pencarian ditemukan ada seorang ibu yang merupakan warga sekitar lokasi atau berjarak sekitar 100 meter dari lokasi ditemukannya bayi, diduga hamil.
Meski tak banyak bergaul dengan tetangga ibu muda itu hamil setelah pulang dari Hong Kong sebagai tenaga kerja. Hasil pemeriksaan pihak kepolisian, lanjut Djoko, sang ibu Mr (25), warga Tawangsari, Kerjo mengaku bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan dengan seorang laki-laki saat menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Hong Kong.
"Pengakuan dia, saat di kamar mandi bayi itu lahir tanpa dibantu seorang pun. Bayi lalu diguyur air sehingga meninggal dunia, lalu dimasukan dalam tas kresek hitam," terang Djoko.
( Widodo Prasetyo / CN14 )