
Kajen, CyberNews. Pengembangan tempat pelelangan ikan (TPI) Wonokerto menjadi pelabuhan nusantara terkendala pendangkalan, sehingga program tersebut terancam gagal. Plt Kepala TPI Wonokerto Imam Suparjo mengutarakan, muara di TPI Wonokerto hingga kini hanya bisa dilewati kapal kecil (sopek), sedangkan kapal besar, seperti pruisein tak bisa masuk ke muara, lantaran dangkal. Karena itu, muara setempat harus dilakukan pengerukan, mengingat hal demikian sangat penting untuk memperalancar laju kapal yang akan masuk ke TPI serta melakukan lelang.
Dengan demikian, perolehan raman dan retribusi meningkat. Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Pekalongan secara otomatis mengalami kenaikan. Dia menjelaskan, sebagai bentuk peningkatan pelayanan terhadap nelayan dan pengusaha ikan setempat, pihaknya mengaku telah membuat sarana penampungan sementara ikan yang belum dilelang.
Akan tetapi, lantaran tangkapan ikan dari nelayan jumlahnya sedikit, sehingga fasilitas dari pemerintah tersebut belum dimanfaatkan dengan maksimal. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan fasilitas di TPI Wonokerto supaya nelayan dan pengusaha ikan merasa nyaman dalam melakukan proses lelang. "Semuanya harus dilakukan secara bertahap," katanya.
( Agus Setiawan / CN14 )