
Jakarta, CyberNews. Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, seluruh warga negara Indonesia yang bermukim di Chili selamat dari bencana gempa.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah di Jakarta, Minggu (28/2) mengatakan, berdasarkan laporan perwakilan RI di Chile pada pukul 06.00 WIB sebanyak 181 orang warga negara Indonesia selamat dan berada dalam kondisi baik.
"Informasi yang kami terima jam 06.00 pagi tadi, sebanyak 181 warga negara kita di sana masih dalam kondisi baik, dan tidak mengalami luka berarti," katanya.
Sebanyak 181 WNI itu umumnya pegawai kedutaan besar RI dan keluarga yang bermukim di ibukota Chili, Santiago, demikian pula 20 orang misionaris asal Indonesia yang juga dinyatakan selamat. Faizasyah mengaku masih mengalami kesulitan komunikasi dengan pihak Chili akibat gempa tersebut.
Pihak Kemlu RI meminta, keluarga di Indonesia tidak panik dan melakukan komunikasi dengan kantor Kementerian Luar Negeri.
Seperti diketahui, gempa dahsyat berkekuatan 8,8 skala richter (SR) mengguncang Chili sekitar pukul 13.34 Waktu Indonesia Barat (WIB). Berdasarkan laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berpusat di 35,826 lintang selatan dan 72,669 bujur barat, atau 317 km barat daya Ibukota Chile, Santiago.
Gempa ini di kedalaman 59,4 kilometer di lepas pantai Maule, Chile. Gempa ini diduga berakibat parah di Kota Concepcion, kota kedua terbesar di Chile. Concepcion hanya berjarak 115 kilometer dari pusat gempa di kedalaman 59 kilometer.
Menteri Dalam Negeri Chili, Edmundo Perez Yoma, mengemukakan, korban tewas akibat gempa bumi di Chili terus bertambah. Hingga dini hari tadi, jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 214 jiwa.
( Ant / CN16 )