
Tegal, CyberNews. Perampokan kembali terjadi di Kota Tegal. Kali ini menimpa Imam Mujtahid (31) terhadap juragan sembako yang akan menyetorkan uang ke bank. Uang senilai Rp 82,3 juta disikat dua perampok di Jalan Cendrawasih Lontrong II A, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Sabtu (27/2), sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban adalah warga Perumahan Mutiara Diklat Pacul, RT 2 RW 3, Desa Demangaran, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Saat menyeberang Jalan Cendrawasih, dua perampok yang mengendarai Yamaha Mio biru metalik G-4402-AE menyalipnya.
"Tiba-tiba berbalik dan menghadang laju sepeda motor saya. Saya tidak bisa bergerak," kata korban kepada Kanit II Satreskrim Polresta Tegal Aiptu Yasana di lokasi kejadian.
Salah seorang perampok mengacungkan senjata tajam dan langsung menyabetkan ke tali tasnya. Sabetan senjata tajam itu menembus kaos oblong putih korban dan tembus mengenai perut korban selebar 3 cm.
Korban mengaku panik dan sulit untuk berteriak meminta tolong ke warga sekitar. Begitu dua perampok kabur membawa uang,
korban baru bisa berteriak keras meminta tolong. Namun suasana sepi di lontrong itu, membuat warga sekitar tidak ada yang mendengarnya.
Kepada Kabag Ops Kompol Drs H Warsidin dan personel di sentra pelayanan kepolisian (SPK) Mapolresta Tegal, korban mengatakan rencananya uang hasil setoran berjualan sembako yang terkumpul hingga Kamis (25/2) lalu, akan disetorkan ke Bank Mandiri.
( Riyono Toepra / CN16 )