
Santiago, CyberNews. Gempa dahsyat 8,8 skala Richter (SR) di Chili, Sabtu (27/2) pagi, mengakibatkan sedikitnya enam orang tewas. Korban tewas itu dimungkinkan terus bertambah. Hal itu dikatakan Presiden Chili Michelle Bachelet, Sabtu (27/2).
Badan Geologi Amerika Serikat memperkirakan tsunami akan merusak sepanjang pesisir pantai di daerah pusat gempa. Gempa menyebabkan listrik mati di Ibu Kota Chili, Santiago.
Pacific Tsunami Warning Center pun langsung memperingatkan terjadinya tsunami di Chili, Peru dan Ekuador.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berpusat di 90 kilometer timur laut Concepcion, Chili, dengan kedalaman 55 kilometer. Chili pernah digoyang gempa terbesar di dunia tahun 1960.
Gempa 9,5 SR di selatan Kota Valdivia itu menewaskan 1.655 orang dan mengakibatkan tsunami di lautan Pasifik, Hawaii, Jepang, bahkan Filipina.
( metrotvnews / CN16 )