
Bandung, CyberNews. Usai mendata para pelajar dalam razia yang dilakukan, petugas Satpol PP Kota Bandung meminta agar pengelola Warnet menerapkan aturan ketat. Pengelola mesti menolak pelajar yang ingin bermain pada jam sekolah.
Pengelola warnet juga diminta menempelkan aturan secara tertulis di pintu masuk sebagai pemberitahuan. "Pelajar yang bermain internet pada jam sekolah jelas salah, mereka harus sekolah," tandas Kasie Evaluasi dan Pelaporan Satpol PP Kota Bandung, Dedy Supriadi di sela-sela kegiatan razia yang dilakukan pihaknya terhadap warnet di kawasan Bandung tengah, Senin (22/2).
Dalam razia itu, petugas memang mendapati pelajar lengkap dengan seragamnya di Warnet-warnet yang dijadikan sasaran. Sekitar 39 orang didata yang berasal dari sembilan warnet. Petugas meminta mereka menepati jam sekolah.
Kepada pelajar yang sudah menyelesaikan kegiatan belajarnya, petugas mengimbau agar menanggalkan seragamnya di sepanjang jam sekolah dalam satu hari itu. "Jika ingin bermain internet, lebih baik pulang dulu. Ganti dengan pakaian bebas," kata petugas saat memberikan nasehat kepada siswa yang terdata.
Tak hanya aturan, Satpol PP juga meminta Warnet membenahi tampilan warnetnya terutama tata letak unit komputer yang digunakan. Posisi satu komputer dengan komputer lainnya diharuskan terbuka, tidak tertutup agar diketahui kegiatan yang dilakukan oleh pengguna.
( Setiady Dwi / CN14 )