
Solo, CyberNews. Sejumlah parpol dan ormas mengusulkan pembangunan wilayah Solo bagian utara diintensifkan sehingga tidak tertinggal dibandingkan dengan daerah Solo selatan. Pimpinan parpol dan ormas di Solo itu meminta supaya Pemerintahan Jokowi mencatatnya dan merekomendasikannya kepada siapa saja yang akan memimpin Solo ke depan. Diantara organisasi dan partai itu adalah Nahdlatul Ulama (NU), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Partai Golkar (PG) dan Partai Damai Sejahtera (PDS).
Saat bersilaturahmi ke pengurus partai berlambang pohon beringin Srambatan, Banjarsari Jakhir pekan lalu, wali kota diminta untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pusat bisnis di wilayah utara. "Saya mengusulkan agar investor yang akan menanamkan modalnya diarahkan untuk mengembangkan usahanya di wilayah utara, contohnya perdirian pusat-pusat bisnis dan sebagainya. Dengan demikian pembagian "gula" juga dirasakan warga di bagian utara," kata Suroto yang juga Wakil Ketua DPD PG Surakarta.
Dihadapan wali kota, Ketua DPD Hardono dan pengurus PG Surakarta lainnya, Suroto yang juga mantan anggota DPRD ini menambahkan, pembangunan infrastruktur, sarana pendidikan dan kesehatan di wilayah seperti Kecamatan Banjarsari dan Mojosongo diprioritaskan dibandingkan derah lain. "Jika hal itu bisa dilakukan maka ketimpangan antara wilayah utara dan selatan tidak akan mencolok lagi. Ini sekaligus sebagai masukan bagi pemerintahan yang lalu, sehingga ke depan segera direaliasaikan," katanya.
( Budi Sarmun S / CN14 )