
Semarang, CyberNews. Memasuki pekan terakhir Februari, harga beras di pasaran kembali mengalami penurunan. Besarnya sekitar Rp 200-Rp 300/kg. Dengan turunnya lagi harga tersebut, dibanding Januari lalu, maka salah satu kebutuhan pokok makanan utama masyarakat di Kota Semarang itu mengalami penurunan Rp 500/kg. Pada Januari lalu, naik hingga 1.000/kg.
"Turunnya harga beras terbantu cuaca yang cukup bersahabat akhir-akhir ini. Kendati masih sering hujan, tetapi intensitasnya berkurang dibanding pertengahan Januari hingga awal Februari lalu," kata Nunik, pedagang beras di Pasar Gayamsari, Minggu (21/2).
Harga beras di kiosnya seminggu terakhir turun sekitar Rp 200 - Rp 300/kg. Jenis bramo sekarang Rp 6.700/kg dari sebelumnya Rp 7.000/kg, C4 super sekarang Rp 6.100/kg dari Rp 6.300/kg, C4 biasa Rp 5.800/kg sebelumnya Rp 6.000/kg. "Sedangkan beras Cisadane Rp 5.700/kg dari sebelumnya Rp 5.900/kg," tambahnya.
Sementara itu harga beras di Pasar Induk Dargo jenis bramo Rp 6.800/kg dari Rp 6.500, C4 super turun Rp 200 yang sebelumnya Rp 6.200/kg sekarang Rp 6.000/kg, C4 biasa Rp 5.700 atau turun Rp 100 dari sebelumnya, dan beras Cisadane juga ditawarkan Rp 5.700.
Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Rusdiana WP mengungkapkan, menjelang panen raya Maret mendatang, harga beras memang turun lagi. Penyebabnya kata dia, dalam beberapa hari terakhir cuaca memang cukup bersahabat, sehingga petani bisa menjemur gabah mereka.
( Rosyid Ridho / CN14 )