
Bandung, CyberNews. Sampai Rabu (7/2) sore, upaya perbaikan jalur KA Bandung-Jakarta yang terganggu longsor belum juga rampung. Meski demikian, petugas sudah memasukan tiang pancang sebagai penahan badan jalan rel yang amblas di jalur ganda Km 112+4/5 antara Stasiun Sukatani-Ciganea, Kabupaten Purwakarta.
Fokus petugas di lapangan adalah menguatkan landasan bagi dudukan rel yang bersama bantalannya menggantung sepanjang 25 meter yang menimpa jalur A trek dari Jakarta menuju Bandung. Terkait kedalaman longsoran Jubir PT PT KA Daop II Bandung, Bambang S Prayitno meralat keterangan sebelumnya.
"Bukan 30 meter, tapi hanya sekitar 1,5 meter," tandasnya mengutip keterangan lanjutan dari petugas lapangan saat menghubungi SMCN pada Rabu (17/2) sore.
Selain menusukan tiang pancang, pihaknya juga menginjeksi badan jalan rel yang tergerus dengan batu kali. Karena terkendala hujan, proses pengerjaan perbaikan jalur i trek yang berada di perbukitan itu baru mencapai 50 persen. Dengan kondisi tersebut, Bambang memperkirakan perbaikan baru bisa rampung pada Rabu malam.
Sebelumnya, jalur Sukatani-Ciganea lumpuh selama tujuh jam semenjak Selasa malam pukul 21.06 WIB. Akibat hujan, tiga titik longsoran terjadi. Longsoran terbesar menimpa trek di Km 112+4/5. Hanya berjarak 500 meter dari lokasi itu, trek yang sama di Km 112+9/0 tertutup timbunan tanah material tebing yang longsor sepanjang 100 meter sehingga dua lajur jalan rel tidak bisa dilalui.
Titik lainnya adalah Km 114+4/5, rel mengalami gogos, kumpulan batu balas yang menyangga bantalan berantakan dihantam arus air. Tiga lokasi longsor itu termasuk ke dalam peta rawan bencana di wilayah operasinya.
( Setiady Dwi / CN14 )