
Semarang, CyberNews. Sylvia Russarina (23) mahasiswi semester IX Fakultas Kedokteran Undip yang menghilang, Jumat (12/2) dikabarkan ditemukan di Jambi.
Namun belum diperoleh keterangan secara terperinci mengenai penemuan tersebut. Kakak korban, Maria Estela Karolina (25) yang dihubungi melalui telepon selularnya, mengaku baru sebatas mengetahui adiknya telah ditemukan.
"Tapi saya belum tahu ditemukan dimana? Katanya sih dibawa Poltabes Jambi. Kami juga belum tahu apakah Sylvia itu menyerahkan diri, ditangkap, atau diserahkan oleh orang lain. Saya belum tahu," ungkap Maria, Jumat (12/2).
Pihak keluarga saat ini masih melakukan pengecekan kabar tersebut. Menurut Maria, kabar tersebut dia terima sekitar pukul 10:30 WIB. Ketika ditanya lebih terperinci, Maria mengaku hanya sebatas tahu lokasi keberadaan adiknya. "Saya ini akan ke sana sekarang untuk mengecek betul atau tidak kabar tersebut. Yang pasti, kalau benar kabar itu tentu kami sekeluarga senang sekali," ujarnya.
Saat ini, pihak keluarga sangat senang dengan kabar tersebut. Namun demikian, tentang kronologis penemuan adiknya, Maria belum tahu pasti. Dia mengaku juga belum mengetahui motif menghilangnya adiknya tersebut.
"Nanti kalau saya sudah ketemu dan mengobrol panjang lebar dengan adik saya. Pasti Mas saya kabari. Yang pasti kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada para wartawan di Semarang yang telah membantu berusaha menemukan adik saya lewat pemberitaan di media massa," tandas Maria.
Ditambahkannya, kabar penemuan tersebut dia dapatkan dari pamannya yang berada di Jambi. Dia dihubungi lewat telepon tadi pagi dan mengabarkan kalau Sylvia saat ini sudah ketemu dan sekarang berada di Poltabes Jambi. Tentu saja, kabar itu disambut suka cita oleh Maria dan kedua orangnya.
Selama ini, kedua orang tuanya was-was dengan keselamatan anak kesayangannya tersebut. Terlebih ada yang menghubung hubungkan hilangnya Sylvia dengan penculikan setelah kenalan melalui facebook.
( Fahmi Z Mardizansyah / CN13 )