
Jakarta, CyberNews. Dari hasil pemeriksaan Mabes Polri pelaku pembobol ATM berinisial GW alias YA alias HG yang ditangkap di Sidoarjo Senin (8/2) diketahui membeli alat "skimmer" di Singapura. Polisi masih menyelidiki kegunaan alat tersebut yang sebenarnya karena dijual bebas. " Agar kita bisa mencegah karena alatnya mudah didapatkan," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen (Pol) Edward Aritonang di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Selasa (9/2).
Edward mengatakan pelaku itu merupakan penyuplai alat skimmer dan penggandaan kartu kredit. Dia mempunyai keterlibatan dengan tiga jaringan yaitu jaringan pembobol bank di Bali dan Jakrta dengan menggunakan alat skimmer dan jaringan di Bandung terkait penggandaan kartu kredit. Perannya mengirim data kartu kredit dan pengadaan kartu kredit kepada J alias Y, termasuk mengecek saldo kartu kredit terhadap tersangka AS. "Sehingga mengetahui sasaran-sasaran yang akan dituju," ujarnya.