
Semarang, CyberNews. Karena curiga terjadi sesuatu dengan putrinya, Maria dan suaminya bertolak ke Semarang mencari tahu dan memastikan kondisi Syilvia.
Namun saat dicari di kos-kosan, gadis yang setiap hari mengenakan kerudung itu tidak ada di tempat. Bahkan menurut penjaga kos dan teman-temannya, Syilvia meninggalkan kos sejak 26 Januari lalu.
"Ketika kami periksa kamar kosnya, semua pakaian dia masih ada di dalam. Bahkan pakaian yang kotor pun masih berada di depan kamar kos-kosan," ujarnya.
Maria juga melacak melalui teman-teman kampus. Tetapi tidak satu pun yang mengetahui keberadaan korban. Namun, seorang rekan korban mengatakan, pernah melihat Syilvia dua minggu lalu sedang berjalan dengan seorang pria tidak dikenal di sekitar kawasan RSUP Dokter Kariadi.
"Kalau pacar dia memang punya. Tapi tidak di Semarang. Dengan pacarnya kita sih sudah kenal. Selama ini dia pacaranya jarak jauh, paling telepon atau SMS. Pacarnya saya hubungi juga tidak tahu. Katanya, Syilvia sudah lama tidak pernah menghubungi dia. Ponselnya juga mati," tandas Maria.
Maria dan suaminya lantas melacak melalui facebook Syilvia. Setelah ditelusuri, diketahui korban sedang akrab dengan seorang pria. Keduanya juga sering bertukar foto. Oleh Maria, foto pria tersebut lantas di print dan diperlihatkan ke teman-teman koban baik kos maupun kampus. Hasilnya, pria itu memang beberapa kali main ke kos dan pergi keluar dengan korban.
"Tapi tidak ada yang tahu namanya. Saya khawatir, adik saya kan sedang down gara-gara nilai kuliahnya merosot. Mungkin dia sedang kalut dan kenalan dengan pria itu. Takutnya dia diajak pergi dan terjadi apa-apa," kata Maria.
( Fahmi Z Mardizansyah / CN13 )