panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Februari 2010 | 17:47 wib
Gus Dur Ibarat Kumbo Karno

Magelang, CyberNews. Sosok KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) meninggalkan kesan mendalam bagi Biksu Vihara Mendut Sri Pannavaro Mahathera. Ia menilai Gus Dur seperti halnya tokoh Kumbo Karno dalam cerita Ramayana.

Hal itu disampaikan Pannavaro dalam acara doa bersama memperingati 40 hari meninggalnya Gus Dur di klenteng Hok An Kiong, Muntilan belum lama ini.

Menurut Pannavaro ia mengenal Gus Dur jauh sebelum cucu pendiri NU itu menjadi presiden. Saat itu, keduanya terlibat dalam perjuangan membela kaum minoritas dan mengembangkan pluralisme dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, ketika MPR akan melakukan impeachment, Pannavaro tetap membela Gus Dur.

Dalam pandangan Pannavaro, Gus Dur sebetulnya bisa memenangkan pertarungan politik di MPR. Namun atas pertimbangan demi kebaikan bangsa Indonesia, Gus Dur ’mengalah'. "Jika saja Gus Dur mengijinkan warga NU, Banser, dan simpatisan ke Jakarta, kita pasti menang," tegas Pannavaro disambut tepuk tangan Banser.

Menurut Pannavaro apa yang dilakukan Gus Dur mirip kisah Kumbo Karno dalam perang Ramayana. Dalam cerita itu, Kumbo Karno berperang hingga ajal menjemput untuk membela negaranya yakni Alengka.

Kumbo Karno memutuskan untuk ikut perang bukan karena ingin membela kakaknya, Dasamuka yang ia nilai bersalah. Melainkan sebagai wujud kecintaannya pada negeri yang telah melahirkannya. "Gus Dur memang mirip tokoh Kumbo Karno, ia begitu mencintai negaranya," kata dia.

Pannavaro semakin yakin bahwa Gus Dur telah mengorbankan jiwa dan raganya demi negara setelah mengetahui bahwa Gus Dur ternyata sangat mengidolai tokoh Kumbo Karno. "Saat saya singgah ke Istana Negara saya melihat patung Kumbo Karno kecil di meja kerja Gus Dur. Patung ini ada di sebelah patung Mahatma Gandhi," aku Pannavaro.

Pengakuan serupa diungkapkan Romo Vincentius Kirjito, PR. Kepada Suara Merdeka, Romo Kirjito mengaku umat Katolik merasa sangat bersyukur mempunyai seorang tokoh sekaliber Gus Dur, yang bersedia membela orang lain tanpa pamrih.

Ini berbeda dengan tokoh-tokoh lain yang hanya manis saat kampanye namun kemudian melupakan janjinya sendiri. "Kata-kata tak cukup hanya untuk dihafalkan tapi harus dipraktekkan. Untuk satu ini, kita bisa belajar dari Gus Dur," kata Romo Vincentius Kirjito, PR.

( MH Habib Shaleh / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



    Panel menu
    Berita Terbaru
    25 Mei 2012 | 15:09 wib
    Dibaca: 14
    25 Mei 2012 | 14:59 wib
    Dibaca: 123
    25 Mei 2012 | 14:49 wib
    Dibaca: 90
    25 Mei 2012 | 14:38 wib
    Dibaca: 98
    25 Mei 2012 | 14:27 wib
    Dibaca: 201
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
    Berita Terpopuler
    FOOTER