07 Februari 2010 | 08:39 wib | Internasional
Beijing, Cybernews. Rencana Presiden Amerika Serikat Barack Obama menemui pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama di Gedung Putih akhir Februari nanti menuai reaksi keras dari media-media di China. Mereka menuduh Obama sengaja memprovokasi Beijing dengan menyusun rencana pertemuan itu.
”Apa sebenarnya yang sedang dicari Obama? Setelah Tahun Baru berlalu, dia menunjukkan sikap oposisi yang berlebihan dengan China dan mengabaikan ketidaksetujuan warga China dalam soal penjualan senjata ke Taiwan. Ingatlah bahwa warga China yang hampir mencapai seperempat populasi dunia ini meremehkan Anda,” tulis harian Guangmung Guancha.
Harian Global Times juga menerbitkan pemberitaan yang hampir serupa. Koran ini menilai apa yang dilakukan pemerintahan Obama merupakan bukti kuat bahwa negara adi daya itu sama sekali tidak memahami isu-isu krusial di China. ”Obama dengan sengaja memprovokasi China,” tulis mereka. Koran Terbitan Hong Kong, Wen Wei Po, menuliskan editorial yang mengingatkan Obama agar berhatihati terhadap China. ”Amerika akan membayar mahal jika sengaja melancarkan perang dingin dengan China,” tulis mereka.
Pemberitaan keras tersebut sangat berbeda jauh bila dibandingkan setahun lalu. Saat itu Obama yang baru saja dilantik menjadi presiden sangat menghargai China. Kedua negara bahkan seolah tengah berbulan madu setelah sempat jauh di era George W Bush. Namun, dalam sebulan terakhir, hubungan China-AS terus menerus memanas akibat berbagai persoalan seperti serangan terhadap Google serta rencana penjualan senjata AS ke Taiwan. Beijing memprotes keras rencana penjualan senjata senilai USD6,4 miliar itu karena bisa memperkuat posisi Taipei yang terus berusaha memisahkan diri dari China.
Hubungan kedua negara semakin memanas saat Obama mengumumkan rencananya untuk menemui Dalai Lama di Gedung Putih, padahal November silam Obama menolak untuk bertemu Dalai Lama saat dia berkunjung ke AS. Dalai Lama dijadwalkan bakal mengunjungi AS pada 17-26 Februari mendatang.
( OKZ / CN12 )
Powered by Telkomsel Blackberry
Baca Juga
Palu, CyberNews. Menjelang Mukhtamar Ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) pada 23-27 Maret yang akan berlangsung di Makassar, semakin ketat persaingan kandidat…
Solo CyberNews. Ketua Mahkamah Konstitusi Prof DR Moh Mahfud MD menegaskan, bahwa praktik jual beli kasus di pengadilan menjadi ancaman serius.…
Cilacap, CyberNews. Gempa kembali guncang wilayah Jawa Tengah. Kali ini gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,…
Yogyakarta, CyberNews. Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Poltabes Yogyakarta kembali berhasil meringkus dua dari lima pelaku pembobolan mesin anjungan…
Palestina, CyberNews. Menurut pejabat medis di Palestina, sedikitnya 11 orang cedera dalam serangan udara Israel di sebuah bandara selatan Gaza. Serangan…
© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.