
Purwakarta, CyberNews. Lima perampok bersenjata api, Jumat (5/2) malam, "melumpuhkan" pengemudi truk, Dwi Setiono dan kernetnya Pujianto, keduanya penduduk Mangunrejo, Rembang. Perampok mengikat kaki dan tangan kemudian menutup mata dengan lakban korban. Setelah keduanya "dilumpuhkan", perampok membawa lari truk B 9429 MA yang berisi 350 generator beserta suku cadangnya.
Menurut Kasat Serse Polres Purwakara Putu Setiya, perampokan tersebut terjadi di Indramayu saat keduanya tengah beristirahat di dalam kabin mobil. Dua perampok menyekap dan mengikat korban selajutnya dengan menggunakan mobil kecil. Korban ditinggalkan di kampung Cinangka, Bungursari, Purwakarta.
Kedua penduduk Rembang tersebut baru dapat melepaskan diri beberapa jam kemudian setelah berhasil melepaskan ikatan dan lakban. Dengan bantuan warga setempat, mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Purwakarta. Menurut keterangan korban, generator tersebut akan dibawa ke Jawa Timur milik PT Saka Trans.
Saat berita ini ditulis, polisi masih melakukan pengejaran terhadap perampok yang membawa truk tersebut. Untuk pengusutan lebih lanjut, menurut petugas Polres Purwakarta, kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Indramayu karena tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polres Indramayu. Sementara korban saat melaporkan ke kantor polisi terlihat syok dan trauma atasa kejadian yang menimpanya.
( Zainal Abidin / CN16 )