
Foto: AP
Washington, CyberNews. Google memutuskan untuk meminta bantuan dari Badan Keamanan Nasional (NSA) dalam menangani serangan cyber yang telah menyebabkan peringatan diantara kelompok-kelompok di internet dan blogger, yang khawatir penggunaan informasi pribadi mereka diakses oleh pemerintah AS.
Dilaporkan bahwa raksasa internet Google telah berpaling kepada NSA, yang melakukan pengawasan dan 'code breaking' untuk pemerintah federal, terkait serangan cyber yang dipercaya berasal dari Cina.
Lembaga ini nantinya bertanggung jawab mengamankan jaringan komputer pemerintah AS terhadap pelanggaran serupa dan membantu Google dalam memahami dan menganalisis serangan tersebut.
Sebuah sumber dari pemerintah federal mengatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak akan membiarkan NSA untuk dapat melihat pengguna dalam melakukan "pencarian atau akses account email".
The Electronic Privacy Information Centre, sebuah pusat penelitian publik yang berpusat di Washington, telah mengajukan permintaan informasi kebebasan dalam mencari hubungan dengan Google secara online.
"Google dan NSA telah sepakat terhadap sebuah perjanjian rahasia yang dapat mempengaruhi privasi jutaan pengguna produk dan layanan Google di seluruh dunia," kata direktur eksekutif NSA pusat, Marc Rotenberg.
Google sendiri berjanji bahwa kesepakatan dengan NSA tidak akan berkompromi terhadap data pengguna. Kekhawatiran pihak Google ini dikarenakan adanya sebuah "serangan bertarget yang sangat canggih" yang diarahkan kepada perusahaanya pada bulan Desember 2009, yang ditengarai berasal dari Cina.
( Yuska , The Guardian / CN14 )