Subcribe RSS RSS SUARAMERDEKA.COM
 



31 Januari 2010 | 14:48 wib | Daerah

Pendidikan Agama Jangan Masuk UN

Magelang, CyberNews. Rencana Departemen Pendidikan Nasional Indonesia (Depdiknas) memasukkan Pendidikan Agama Islam ke dalam salah satu mata pelajaran (mapel) yang diujikan dalam Ujian Nasional (UN) diminta dibatalkan. Pasalnya, pemahaman agama Islam setiap kelompok masyarakat berbeda-beda.

"Kami tak sependapat jika Pendidikan Agama Islam dimasukkan mapel UN. Akan banyak kesulitan dan persoalan yang menghadang jika tetap masuk materi UN," kata Ketua Majelis Tabligh Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang Drs H Jumary, Minggu (31/1).

Menurut Jumary materi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbeda dengan pelajaran lain semisal matematika ataupun IPA. Banyaknya perbedaan pemahaman dalam mapel PAI ini rentan menimbulkan masalah baru. Ia menjelaskan pemahaman siswa-siswi dari sekolah Muhammadiyah berbeda dengan sekolah lain seperti NU dan Al Iman. "Saya pikir akan banyak kerumitan yang muncul sehingga rencana ini harus dibatalkan," kritik guru SMK Muhamadiyah Salaman ini.

Jumary mempertanyakan bagaimana Depdiknas akan membuat standarisasi materi ujian UN. "Apa standar yang akan digunakan Depdiknas mengingat pemahaman yang berbeda- beda ini. Ini sangat tidak realistis," kata Jumary.

Lebih lanjut, Jumary meminta Depdiknas untuk lebih menghargai keragaman dalam memahami Islam. Keragaman dalam keberagamaan itu dinilai sebagai realitas masyarakat yang hampir mustahil untuk diseragamkan. "Kami minta ujian Pendidikan Agama Islam dikembalikan ke sekolah atau yayasan masing-masing. Ini lebih sesuai dengan semangat KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan realitas keragaman beragama di Indonesia," kata Jumary.

Jumary juga meminta Depdiknas untuk menjadikan Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu faktor penentu kelulusan siswa sehingga dapat ikut menjaga moralitas dan religiusitas siswa. "La wong UN saja masing diperdebatkan kok malah mau meng-unaskan PAI, kan lucu namanya," kritik Jumary.

( MH Habib Shaleh /CN13 )

Powered by Telkomsel Blackberry


Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share



+ Indeks Berita  

          Berita Terbaru

01 Agustus 2010 | 00:04 wib | Daerah

Konser Sheila On 7 Ricuh, Lima Orang Luka-luka

Pekalongan, CyberNews. Konser musik band Sheila On 7 dalam rangka undian nasabah Bank BRI se-Jawa Tengah di lapangan Mataram, Pekalongan, malam ini ricuh.…

31 Juli 2010 | 23:43 wib | Internasional

Gempa 5,8 SR Kembali Guncang Iran

Teheran, CyberNews. Setelah Jumat (30/7) kemarin Iran bagian Timur Laut diguncang gempa dengan kekuatan 5,7 SR dan melukai sedikitnya 274 orang. Hari…

31 Juli 2010 | 23:26 wib | Pilkada

Penghitungan Manual KPU Malam Ini JiWa Memperoleh 92.615 image

Ungaran, CyberNews. Perhitungan suara yang dilakukan KPU Kabupaten Semarang secara manual pada malam ini pukul 22.48 tercatat JiWa kembali unggul setelah…

31 Juli 2010 | 22:56 wib | Nasional

Wacana Pemindahan Ibukota
Solusi Atasi Kesenjangan Wilayah image

Jakarta, CyberNews. Adanya wacana memindahkan ibukota negara ke kalimantan memunculkan berbagai tanggapan. Salah satunya berasal dari Direktur Eksekutif…

31 Juli 2010 | 22:34 wib | Nasional

Jusuf Kalla:
Ledakan Tabung Elpiji Ulah Pengusaha Hitam image

Jakarta, CyberNews. Ledakan tabung gas elpiji 3 kg yang terjadi akhir-akhir ini, diduga dilakukan oleh pengusaha hitam dengan cara mengambil gas dari…


© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.