panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Januari 2010 | 22:10 wib
Obama Desak Palestina dan Israel Berkompromi

Florida, CyberNews. Presiden Amerika Serikat Serikat Barack Obama , Kamis mendesak Israel dan Palestina membuat kompromi untuk membantu menghidupkan kembali perundingan perdamaian, menandakan dia tidak menghentikan diplomasi Timur Tengah walaupun usaha-usaha pemerintahnya sejauh ini goyah.

Berbicara dalam satu pertemuan di Florida, Obama mengatakan ia masih berusaha membawa kedua pihak ke meja perundingan untuk memulai kembali proses perdamaian yang membeku selama 13 bulan belakangan ini. Ia juga menegaskan kembali kesanggupan pemerintahnya untuk bertindak sebagai penengah, dan mengatakan ia terikat pada keamanan Israel tetapi juga bersimpati atas keadaan yang menyedihkan yang dihadapi rakyat Palestina. "Kita sedang berusaha memperkuat kesanggupan kedua pihak itu untuk duduk berunding dan mulai melakukan perundingan yang serius," kata Obama.

Usaha-usahanya untuk memulai kembali perundingan mengalami kemajuan kecil sejak ia memangku jabatan setahun lalu dengan komitmen untuk mengakhiri konflik 62 tahun sebagai satu prioritas penting.

Obama menyalahkan politik dalam negeri kedua pihak di Israel dan wilayah-wilayah Palestina bagi diplomasi perdamaian yang dipaksakan. Ia mengutip masalah-masalah yang dihadapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menurut presiden itu "membuat beberapa usaha untuk bergerak sedikit lebih jauh ketimbang yang ingin dilakukan koalisinya."

Pemerintah Netanyahu yang condong ke kanan termasuk partai-partai yang pro penduduk tetap menentang keras menyerahkan tanah yang diduduki kepada Palestina bagi satu negara masa depan.

Obama mengatakan Presiden Palestina Mahmud Abbas menginginkan perdamaian tetapi harus menghadapi Hamas, satu kelompok Palestina yang menolak keberadaan Israel. Abbas, yang berhaluan moderat pro Amerika Serikat itu, lemah akibat kekuasaan Hamas atas Jalur Gaza. "Kedua pihak harus membuat kompromi-kompromi ," kata Obama, menyerukan Israel mengakui "Keluhan-keluhan sah" Palestina dan bagi Palestina agar "dengan tegas menghentikan aksi kekerasan" terhadap negara Yahudi itu.

Obama menolak, berdasarkan pertanyaan dari seorang yang menghadiri pertemuan itu, untuk mengecam Israel atas perlakuan negara Yahudi itu terhadap warga Palestina. "Israel adalah salah satu dari sekutu-sekutu kita yang paling kuat," katanya. "Saya tidak akan pernah ragu-ragu untuk menjamin keamanan Israel."

Tetapi ia menegaskan, "keadaan rakyat Palestina yang menyedihkan adalah sesuatu yang kita harus perhatikan juga . Tidaklah baik bagi keamanan kita dan keamanan Israel jika anda memiliki jutaan orang yang merasa kehilangan harapan."

Banyak negara Muslimi, menuduh orang yang digantikan Obama, George W.Bush, berpihak pada Israel. Obama menjanjikan keterlibatan penuh AS dalam usaha-usaha perdamaian Timur Tengah, sesuatu yang pemerintah Bush hindarkan. Walaupun demikian. Obama tidak menyebut tentang konflik Timur Tengah dalam pidato kenegaraannya, Rabu.

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 12:53 wib
Dibaca: 52
25 Mei 2012 | 12:42 wib
Dibaca: 105
25 Mei 2012 | 12:30 wib
Dibaca: 110
25 Mei 2012 | 12:17 wib
Dibaca: 145
25 Mei 2012 | 12:05 wib
Dibaca: 163
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER