panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Januari 2010 | 18:45 wib
Pelaku Istri Sendiri
Polisi Ungkap Dugaan Pembobolan ATM BCA
image

Semarang, CyberNews, Kasus dugaan pembobolan ATM BCA yang menimpa Agung Ferano (29) warga Peterongan, usai tabungannya berkurang secara misterius Jumat (22/1) pekan lalu, akhirnya diungkap jajaran Satreskrim Polres Semarang Selatan.

Petugas tanpa membutuhkan waktu lama berhasil mengidentifikasi pelaku yang tak lain orang dekat korban. Pelaku adalah istri Agung yang menarik uang melalui ATM tanpa meminta ijin. "Uang itu tidak dibobol ataupun dicuri melainkan diambil sendiri oleh istri korban. Pelaku yang berinisial MA juga sudah mengakui perbuatannya," papar Kapolres AKBP Nurcholis SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Gandung Sardjito SH MH Jumat (29/1) siang. 

Dijelaskan, kasus itu terungkap setelah petugas yang dipimpin Kanit IV Ipda Sumantri bekerja keras mendalami laporan korban. Polisi sekaligus menghubungi pihak bank untuk mendapatkan data tambahan agar kasus cepat terungkap. Melalui data kamera intai (CCTV), terekam seseorang dengan gerak mencurigakan mengambil uang di rekening Agung. Dia mengenakan helm serta berpenutup kepala saat bertransaksi.
 
Adegan yang terekam di ATM BCA Sriwijaya itu pun diperlihatkan pada Agung untuk dipelajari. Bisa jadi, korban paham dan mengenali gerak geriknya. Penyelidikan akhirnya mengarah pada MA karena kemiripan dengan pelaku di ATM Sriwijaya. Alhasil setelah ditunjukkan sejumlah bukti pelaku tidak  bisa berkilah.
 
Ketika Tidur
Sesuai pengakuan MA penarikan ATM itu dilakukan ketika Agung sedang tidur, dengan terlebih dulu mengambil kartu ATM dari dompet. Penarikan berlangsung hingga dua kali sampai akhirnya terkumpul uang Rp 2,5 juta. Usai mengambil uang, kartu dikembalikan seperti semula ke dompet Agung. Korban yang pada Jumat (22/1) ingin bertransaksi di ATM Thamrin akhirnya kelabakan karena uangnya berkurang banyak.
 
Kasus kemudian bergulir ke Kepolisian dan ditindaklanjuti hingga terungkap. Atas penanganan yang tak sampai berlarut-larut ini, Kapolres menyatakan apresiasinya. Hanya saja dia mengakui melindungi identitas MA, karena kasus itu bukanlah masuk perkara pidana. Apapun alasannya MA tidak bisa dikatagorikan mencuri. Sesuai hukum pelaku berhak atas uang suaminya. Kasus ini diungkap, agar masyarakat lebih waspada dan tidak sembrono memberikan nomor PIN ATM pada siapapun.
 
Informasi yang dihimpun Suara Merdeka CyberNews MA bertindak nekad, lantaran terjerat tagihan kartu kredit dalam jumlah cukup banyak.

( Hari Santoso / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 12:53 wib
Dibaca: 52
25 Mei 2012 | 12:42 wib
Dibaca: 105
25 Mei 2012 | 12:30 wib
Dibaca: 110
25 Mei 2012 | 12:17 wib
Dibaca: 143
25 Mei 2012 | 12:05 wib
Dibaca: 163
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER