panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Januari 2010 | 14:49 wib
Kapolwil Pekalongan Minta Seluruh Mesin ATM Dicek

Pekalongan, CyberNews. Sampai saat ini, aksi pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabah Bank memang belum sampai di wilayah Pekalongan. Agar tindak kejahatan tersebut benar-benar tidak terjadi di wilayah tersebut, Kapolwil Pekalongan Kombes Drs Fatkhur Rahman menginstruksikan kepada seluruh jajarannya yang ada di tujuh Kota dan Kabupaten supaya tetap siaga. Salah satunya menjalin kordinasi dengan pihak bank setempat.

"Untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti ini, saya minta supaya semua mesin ATM di wilayah ini dicek satu per satu," tandasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah di sekitar mesin pengambilan uang tunai itu dipasang alat khusus untuk bertindak kejahatan seperti itu atau tidak. Masalahnya, alat khusus tersebut kalau dilihat dari luar tidak tampak sehingga perlu adanya pengecekan secara rinci.

Selain pengecekan, tandasnya, semua mesin ATM di wilayah hukumnya harus memasang kamera CCTV lebih bagus. Kemudian, seluruh jajarannya diminta supaya rutin berpatroli ke semua bank, baik yang dipasang mesin pengambilan uang atau tidak.

Fatkhur Rahman mengatakan, dalam waktu dekat juga akan membuat surat edaran yang akan disebarkan ke seluruh bank. Sedangkan inti dari edaran tersebut mengenai imbauan untuk meningkatkan sistem pengamanan di semua mesin ATM. Dalam hal ini, mereka diminta supaya melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang terdapat di mesin tersebut. "Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan waspada ketika mengambil uang di ATM," tandasnya.

Misalkan ada kejanggalan, sebaiknya segera melapor ke petugas bank maupun aparat kepolisian. Kemudian ketika mengisi pin atau sandi yang berfungsi untuk melakukan transaksi pada mesin ATM diusahakan benar-benar tidak bisa dilihat apapun. Berikutnya, kertas hasil transaksi pengambilan uang agar tidak dibuang di sembarang tempat dan kalau perlu langsung dimusnakan.

"Sekali lagi saya tegaskan, di Wilayah Pekalongan belum ada korban atau nasabah yang melaporkan uangnya di bank berkurang. Namun demikian, kita perlu waspada dan jangan teledor setelah mengambil uang di mesin ATM," tandas Fatkhur Rahman.

( Achid Nugroho / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Mei 2012 | 12:42 wib
Dibaca: 39
25 Mei 2012 | 12:30 wib
Dibaca: 95
25 Mei 2012 | 12:17 wib
Dibaca: 130
25 Mei 2012 | 12:05 wib
Dibaca: 150
25 Mei 2012 | 11:53 wib
Dibaca: 179
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER