
Banjarnegara, CyberNews. Menyikapi tren naiknya harga beras hingga menyentuh level Rp 7.000/ kg, fraksi-fraksi di DPRD Banjarnegara menyarankan Pemkab menggelar operasi pasar (OP) beras.
"Kami sarankan operasi pasar untuk stabilkan harga beras di pasaran, kasihan warga miskin. Mereka akan sulit dapat beras murah," kata Bambang PS, ketua Fraksi PAN DPRD Banjarnegara, SAbtu (23/1).
Hal senada disampaikan Zen Muhamad dari fraksi Partai Demokrat dan Arief Hidayatulloh dari fraksi Gerakan Pembaharuan Nasional (GPN). Mereka memandang kelangkaan beras membuat harga mahal, sesuai hukum pasar. Namun demikian, Pemkab bisa mengambil langkah untuk memudahkan warga melalui operasi pasar.
Terpisah, Kepala Gudang Bulog Purwonegoro, Banjarnegara, Agus S menyatakan siap jika Pemkab menginginkan gelar OP. Sementara, Pemkab tengah menunggu dampak dari distribusi raskin yang dilakukan sejak 18-26 Januari ini. Diharapkan raskin bulan ini sebanyak 1.110,395 ton untuk 85.415 rumah tangga sasaran (RTS), bisa menurunkan harga beras di pasaran.