
Boyolali, CyberNews. Pemkab Boyolali dijadwalkan mulai menyalurkan raskin, Senin (25/1). Distribusi raskin tahap awal sebanyak 1.125,21 ton diperuntukkan bagi 75.014 rumah tangga miskin (RTS) yang tersebar di 19 kecamatan.
"Kami sudah mengirimkan data RTS dan volume beras kepada Perum Bulog Surakarta selaku pengadaan beras, Jumat (15/1). Raskin nantinya dibagi kepada RTS di 267 desa/kelurahan," ujar Kabag Perekonomian Setda Boyolali, Eko Agus Sunanto, Sabtu (16/1).
Diharapkan, penyaluran raskin dapat menekan harga beras di wilayah Boyolali yang hingga sekarang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan harga beras antara Rp 500 per kilogram hingga Rp 1.000/kg untuk kualitas medium. Setiap RTS tetap akan mendapatkan jatah sebanyak 15 kg dengan harga pengganti beras bersubsidi sebesar Rp 1.600/kg.
"Kami sudah meminta kepada satgas raskin di tingkat kecamatan maupun desa untuk mempersiapkan diri guna mendistribusikan beras sesuai dengan data yang ada."
Diakui, jumlah RTS penerima raskin di Boyolali berkurang sebesar 3.793 RTS atau 4,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Tetapi pemkab sudah melakukan pengecekan ulang nama-nama RTS berdasarkan data lama.
( Joko Murdowo / CN14 )