
Surabaya, Cybernews. Seorang narapidana di Lapas Kebonsari, Malang, kabur. Kanwil Hukum dan HAM Jatim menduga kaburnya napi bernama Dewi Hartatik (30) tersebut dibantu orang lain. Saat ini, pihak lapas dengan dibantu polisi tengah melakukan pengejaran kembali.
"Dia itu sakitnya parah dan tinggal menunggu ajalnya. Selain itu, dia sering keluar masuk rumah sakit. Oleh karena itu kita duga dia kabur dengan dibantu orang lain," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil DepkumHAM Jatim, Djoko Hikmahadi saat dihubungi, Selasa (13/1).
Djoko menjelaskan, pemindahan napi Dewi Hartatik dari Lapas Bangil ke Lapas Kebonsari dikarenakan untuk memudahkan pengawasan.
"Jadi dia kan sakit yang sebelumnya di rawat di rumah sakit Bangil yang kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Karena posisinya lebih dekat dengan Malang kita pindahkan kesana, eh sekarang malah kabur," jelasnya.
Djoko juga mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengejaran.
Seperti diberitakan sebelumnya, napi Lapas Kebonsari, Dewi Hartatik dirawat inap di ruang 29 RSSA, Malang karena diduga terjangkit HIV AIDS. Dewi yang dijatuhi hukuman selama 18 bulan ini baru mendekam seminggu setelah dipindah dari Lapas Bangil.
( dtc / CN12 )