12 Januari 2010 | 15:40 wib | Nasional
pemiluindonesia.com
Jakarta, CyberNews. Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono membantah telah menangis saat rapat pembahasan perubahan pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) pada 13 Nopember 2008.
"Seingat saya tidak menangis, dalam situasi rapat yang menurut saya sangat bagus itu. Tapi saya tidak menangis," kata mantan Gubernur BI Boediono saat pemeriksaan panitia angket kasus bank Century di DPR-RI Jakarta, Selasa (12/1).
Bantahan Boediono tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan dari anggota Fraksi PPP Romi. Sebelumnya dalam pemeriksaan Direktur Direktorat Pengawasan Perbankan Zainal Abdullah menjelaskan pada rapat 13 Nopember 2008 terdapat tiga orang yang sampai menangis. Ketiga orang tersebut Boediono, Miranda Gultom dan Siti F.
Dalam kesempatan itu Boediono justru mengungkapkan bahwa pada rapat tentang perubahan pemberian FPJP tersebut keputusannya bulat.
"Rapat tersebut tidak ada tekanan dari mana pun, semua bulat untuk lakukan perubahan (pemberian FPJP)," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu Boediono mengungkapkan satu `rahasia`.
"Saya ungkapkan satu rahasia. Saya biasanya menangis, meneteskan air mata khususnya kalau mendengar lagu Indonesia Raya," kata Boediono.
Mendengar pernyataan Boediono tersebut beberapa pengunjung yang berada di balkon serentak menyatakan; "Huuu, huuu,".
Pada saat yang sama Romi juga menegaskan "Saat itu kan tidak diperdengarkan lagu Indonesia Raya,".
"Tidak, tidak," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu Boediono menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut semua bebas menyampaikan pendapatnya dan tidak ada tekanan dari manapun.
( Ant /CN16 )
Powered by Telkomsel Blackberry
Baca Juga
Pekalongan, CyberNews. Konser musik band Sheila On 7 dalam rangka undian nasabah Bank BRI se-Jawa Tengah di lapangan Mataram, Pekalongan, malam ini ricuh.…
Teheran, CyberNews. Setelah Jumat (30/7) kemarin Iran bagian Timur Laut diguncang gempa dengan kekuatan 5,7 SR dan melukai sedikitnya 274 orang. Hari…
Ungaran, CyberNews. Perhitungan suara yang dilakukan KPU Kabupaten Semarang secara manual pada malam ini pukul 22.48 tercatat JiWa kembali unggul setelah…
Jakarta, CyberNews. Adanya wacana memindahkan ibukota negara ke kalimantan memunculkan berbagai tanggapan. Salah satunya berasal dari Direktur Eksekutif…
Jakarta, CyberNews. Ledakan tabung gas elpiji 3 kg yang terjadi akhir-akhir ini, diduga dilakukan oleh pengusaha hitam dengan cara mengambil gas dari…

© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.