
Jakarta, CyberNews. Bank Indonesia disarankan menahan suku bunga acuan (BI rate) yang saat ini di level 6,5 %. Pasalnya, ancaman laju inflasi pada tahun 2010 diperkirakan mencapai 6%.
"Perkiraan kita BI rate ditahan di 6,5% sampai akhir tahun karena kalau BI turunkan sekarang, tahu-tahu inflasinya naik, tentu BI akan membalikan BI rate," kata Kepala Ekonom Danareksa Research Institue Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa (5/1).
Menurut dia, jika BI menurunkan suku bunga saat ini sangat rentan karena jika inflasi ke depan meninggi, BI rate kembali dinaikan. Meskipun, inflasi Desember 2009 cenderung rendah yakni 0,33% dan inflasi sepanjang 2009 tercatat hanya 2,78%. Hal ini, akan menyebabkan BI kehilangan kredibilitasnya akibat kebijakan BI rate yang naik turun.
Karenanya, ia menyarankan jika laju inflasi mengalami tren kenaikan, sebaiknya BI rate ditahan. Apalagi, saat ini pun BI rate terendah sepanjang sejarah. Sayangnya, hal ini tidak diikuti turunnya suku bunga pinjaman.
Purbaya menambahkan, laju inflasi tahun 2010 akan cenderung meningkat mendekati 6%. Namun, ia menilai level inflasi tersebut tidak perlu membuat BI menaikan BI rate. "Tentunya suku bunga sekarang yang belum turun ke depan diharapkan bisa turun, itu akan memberikan dorongan tambahan bagi perekonomian kita pada 2010," jelas dia.
( Kartika Runiasari / CN14 )