
Solo, CyberNews. Dukungan kepada mantan Presiden Abdurrahman Wahid untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional kian menguat. Minggu (3/1), Pemuda Pancasila (PP) se Solo Raya menyatakan dukungannya agar pemerintah menetapkan Gus Dur menjadi salah satu pahlawan nasional. Kalangan PP menilai rasa nasionalis cucu pendiri NU itu sudah tidak perlu disangsikan lagi dan bisa menjadi teladan yang baik, sehingga predikat pahlawan nasional patut disandang Gus Dur.
"Kami mendukung upaya sejumlah kalangan, termasuk kalangan DPR RI yang menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Menurut kami rasa nasionalisme yang besar atas diri Gus Dur terhadap bangsa ini patut dihargai dengan menetapakanya sebagai pahlawan nasional," tandas Yonathan Gembong, koti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang PP Solo disela-sela acara ulang tahun ke-50 PP di Kota Solo.
Ia menandaskan gagasan Gus Dur yang mengharapkan anak bangsa menghargai pluralisme merupakan semangat pancasilais sejati. Secara prinsip PP memiliki kewajiban menggelorakan kembali nilai-nilai Pancasila. "Dan mantan presiden kita Abdurrahman Wahid telah sejak lama memulai itu. Seandainya bangsa ini menganugerahkan pahlawan nasional bagi Gus Dur maka PP akan mendukungnya," tambahnya.
Dikatakan, upaya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila di masa kini memang berat. Nyatanya, Pancasila yang didalamnya ada sila-sila dan butir-butir mulai tidak dijalankan lagi. Sehingga semangat menggelorakan Pancasila saat ini menjadi hal yang sangat penting. Sepeninggalan Gus Dur ternyata ia meninggalkan nilai-nilai tersebut. "Kami merasa kehilangan bapak bangsa. Sebab Gus Dur bagaimanapun juga pernah memberikan pelajaran mengenai pluralisme," ucapnya.