Subcribe RSS RSS SUARAMERDEKA.COM
TRY OUT UJIAN NASIONAL ONLINE
 
.:Kuliner


02 Januari 2010 | 15:59 wib | Nasional

PKB Minta Pemerintah Cepat Tanggap

  • -Resmi usulkan Gus Dur Pahlawan Nasional

Jakarta, Cybernews. Partai Kebangkitan Bangsa secara resmi sudah mengajukan surat permohonan agar almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi pahlawan nasional. Surat resmi tersebut diajukan melalui Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI, yang ditujukan kepada Presiden RI cq. Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

"Permohonan resmi sudah diajukan. Mudah-mudahan segera sampai ke Presiden. Kita tunggu respons pemerintah secepatnya dalam bentuk Keppres tentang penetapan Gus Dur sebagai pahlawan nasional," kata Sekretaris FPKB M. Hanif Dhakiri dalam pesan singkat yang diterima Suara Merdeka Cybernews, Sabtu (2/1).

Menurutnya, usulan agar Gus Dur menjadi pahlawan nasional makin mengkerucut. Wacana tersebut kini disambut sejumlah partai seperti Partai Persatuan Pembangunan, Paertai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrat.

"Sejumlah tokoh nasional dan daerah juga turut mengusulkan. Gus Dur lebih dari sekedar layak untuk menerima bintang kehormatan dan gelar pahlawan nasional. Sebab, jasa-jasanya untuk negara dan bangsa Indonesia begitu besar serta diakui semua kalangan," ujarnya.

Lebih lanjut Hanif yang juga wakil sekjen DPP PKB tersebut menjelaskan, menurut UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Gus Dur layak untuk mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional. Sebab, Gus Dur memenuhi kriteria umum dan khusus menurut UU.

"Antara lain, WNI yang memiliki integritas moral dan keteladanan, berjasa terhadap bangsa dan negara, setia dan tidak mengkhianati negara, tidak pernah dipidana minimal lima tahun, tidak pernah menyerah kepada musuh dalam perjuangan, melahirkan gagasan besar dan perjuangannya berdampak secara nasional," paparnya.

Menurut UU Nomor 20 Tahun 2009 tersebut, Gus Dur juga berhak untuk mendapatkan 14 jenis Tanda Kehormatan Bintang secara otomatis sebagai Presiden RI ke-4.

Dikatakan, salah satu jasa Gus Dur adalah keberhasilannya menjembatani kebekuan relasi antara negara dengan masyarakat, mayoritas dengan minoritas, sipil dengan militer, penguasa dengan rakyat jelata, modernitas dengan tradisi dan sebagainya. "Tak salah jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut Gus Dur sebagai pahlawan demokrasi, pluralisme dan multikulturalisme, meski sejatinya Gus Dur lebih dari itu," tandasnya.

( Saktia Andri Susilo / CN12 )

Powered by Telkomsel Blackberry


Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share



+ Indeks Berita  

          Berita Terbaru

21 Maret 2010 | 21:32 wib | Ekonomi

BSM Luncurkan Tabungan Mabrur

Tegal, CyberNews. Tahun 2010 Kantor Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri (BSM) Tegal membuat gebrakan baru, yakni meluncurkan Tabungan Mabrur. Hal itu…

21 Maret 2010 | 21:05 wib | Ekonomi

Hadapi Perdagangan Bebas, BPR Diharapkan Ikut Berperan Aktif image

Kudus, CyberNews. Sumber daya manusia (SDM) pada bank perekreditan rakyat perlu ditingkatkan, sebab ini berpengaruh pada bentuk pelayanan masyarakat terutama…

21 Maret 2010 | 20:53 wib | Daerah

Pejabat Depag Pusat Dituduh Lecehkan MTA

Solo, CyberNews. Salah seorang pejabat Ditjen Bimas Islam Departemen Agama Jakarta, DR Rohadi Abdul Fatah dituduh melecehkan organisasi dakwah Majelis…

21 Maret 2010 | 20:49 wib | Daerah

Porkab 2010 Terancam Tidak Dapat Diadakan image

Wonogiri, CyberNews. Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Wonogiri tahun 2010, terancam tidak dapat dilaksanakan, karena tidak ada dana. Bantuan APBD Wonogiri…

21 Maret 2010 | 20:05 wib | Daerah

Ribuan Kader PKS Gelar Solidaritas Palestina image

Semarang, CyberNews. Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar aksi solidaritas terhadap muslim Palestina di Jl Menteri Supeno Semarang,…


© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.