
Jakarta, CyberNews. Sampai saat ini, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih didominasi dana asing. Menurut PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kepemilikan saham dari investor asing pada bursa saham Indonesia sampai akhir tahun ini mencapai 67 persen atau setara Rp 762,71 triliun dan sisanya dikuasai investor lokal.
Posisi portofolio aset saham investor asing dilaporkan meningkat sampai 70 persen dibanding periode 2008 yang hanya sebesar Rp 446,18 triliun. Kenaikan aset portofolio saham investor asing diikuti pula dengan naiknya portofolio saham investor lokal sebesar 76,4 persen menjadi Rp 373,06 triliun.
Sementara itu, menurut perkiraan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), arus modal asing diperkirakan akan menyerbu pasar modal Indonesia pada 2010. Hal ini dikatakan oleh Ketua Bapepam-LK, Fuad Rachmanu, Rabu (30/12).
Terkait hal tersebut, Bapepam terus berusaha memperbaiki lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pasar modal. "Pihak kami juga mendorong beberapa perusahaan nasional untuk menjadi perusahaan terbuka (go public)," kata Fuad.
Bapepam sendiri telah merevisi beberapa aturan untuk menarik minat perusahaan, antara lain ketentuan penawaran saham sekunder (secondary public offering/SPO) tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) naik dari maksimal lima persen menjadi 10 persen. Bapepam juga menyederhanakan aturan untuk penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Meski begitu semua emiten dituntut untuk tetap transparan.
( Ant / CN14 )