
Semarang,CyberNews. Seorang narapidana LP Kedungpane Alphanius Ony Buche Ike (49) meninggal di Ruang Mawar RS Tugurejo, Senin (28/12), sekitar pukul 04.00 WIB. Korban adalah warga asing (WNA) asal Nigeria, diduga meninggal karena penyakit AIDS.
Korban meninggal saat dirawat di ruang isolasi. Sebelumnya, Buche dilarikan ke RS Tugurejo pada 17 Desember lalu karena penyakit komplikasi yang dialaminya cukup kronis.
Kalapas Kedungpane Semarang, Windarso, membenarkan hal tersebut. Windarso belum bisa memastikan penyebab kematian narapidana tersebut. Pasalnya, pihak lapas belum menerima salinan lengkap dari data rumah sakit tentang penyebab pasti kematian korban. Namun diduga kuat korban meninggal karena AIDS.
"Belum ada kepastian meninggal karena apa, sebab yang bersangkutan mempunyai penyakit banyak, komplikasi. Kita masih menunggu kepastiannya. Tetapi ada kecenderungan ke arah situ (meninggal karena AIDS-Red)," ujar Windarso ketika
dihubungi melalui telepon selularnya, Senin (28/12).
Windarso menjelaskan, Alphanius Ony Buche Ike masuk tahanan karena terlibat kasus penipuan di Jakarta. Dia divonis penjara selama tiga tahun dan dimasukkan ke Lapas Cipinang.
Setahun kemudian, Buche dipindah ke LP Pekalongan. Selanjutnya, awal Agustus 2009, dia dipindahkan ke LP Kedungpane. Saat itu, Buche sudah mengidap penyakit. Diduga saat itu dia sudah menginap penyakit AIDS.
Di LP Kedungpane, Buche menempati sel di Blok E. Kondisi korban semakin hari semakin memburuk.
"Setahu saya, saat pindah dari LP Pekalongan kondisinya sudah sakit," tandas Windarso.
Menurut rencana, pihak keluarga, Selasa (29/12) pagi, akan membawa jenazah Buche ke Jakarta. Selama tinggal di Indonesia, Buche mempunyai istri seorang warga negara Indonesia.