
Bandung, CyberNews. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap narapidana seumur hidup, Rasit Darwis, yang kabur dari Lapas Sukamiskin, Bandung berkat bantuan dua rekannya pada Minggu (20/12) lalu.
Polisi menduga dua orang itu, salah satunya membawa senjata api laras pendek sempat menembak Asep Suhara, sipir yang bertugas hingga terluka merupakan residivis dalam kasus sama yang menjerat Rasit.
Rasit divonis penjara seumur hidup atas perkara pembunuhan terhadap anggota polisi di Bekasi setelah sebelumnya melakukan pencurian kendaraan bermotor. Sebelum dipindah ke Sukamiskin, dia mendekam di Lapas Bekasi
"Tim yang dibentuk masih fokus mengejar mereka. Mudah-mudahan bisa secepatnya menangkap Rasit dan dua orang kawannya," ungkap Kapolda Jabar, Irjen Pol Timur Pradopo, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (20/12).
Menurut Kapolda, pihaknya masih menunggu hasil penelitian Laboratorium Forensik Polri. Dengan demikian, jenis senjata api yang digunakan pelaku masih belum diketahui.
Kapolresta Bandung Timur, AKBP Victor Manoppo, menambahkan, pihaknya sudah memeriksa sepuluh orang saksi. Di antaranya empat sipir, sopir yang tengah mendampingi majikannya membesuk, dan tukang tambal ban.
Asep Suhara, saksi korban juga sudah dimintai keterangan.
"Kami meminta keterangan atas apa yang didengar, yang dia tahu dan dia rasakan pada waktu kejadian, tapi kami baru sebatas mengobrol karena kondisinya masih lemah," jelas Asep.
Meski sudah mengantongi identitas pelaku, penyidik masih mendalami petunjuk dari buku tamu. Langkah itu guna mencari kemungkinan adanya tamu yang sering mengunjungi Rasit yang menghuni kamar Timur Bawah 01 itu.
( Setiady Dwi / CN16 )