
Foto: AP
Washington, CyberNews. FBI sedang menyelidiki serangan dari para hacker kepada Citigroup Inc yang mengarah pada pencurian senilai puluhan juta dolar.
Dilaporkan bahwa hacker terhubung dengan geng cyber dari Rusia. Dengan dua sistem komputer, para hacker selain menyerang Citigroup juga menyerang sebuah badan pemerintahan di AS.
Dari pihak Citigroup sendiri membantah laporan itu. "Kami tidak melanggar sistem dan tidak mengalami kerugian, tidak ada kerugian pelanggan, tidak ada kerugian bank," kata Joe Petro, Managing Director Investigasi Keamanan dan Jasa Citigroup.
Sumber FBI menyebutkan bahwa serangan terhadap anak perusahaan Citibank Citigroup itu telah terdeteksi selama musim panas lalu, meskipun mungkin telah terjadi satu tahun sebelumnya. FBI telah berkoordinasi dengan Badan Keamanan Nasional, Departemen Keamanan dan Citigroup untuk menyelidiki serangan hacker ini.
Kejahatan cyber ini menjadikan pemerintah federal, bahkan Presiden Barack Obama menyatakan hal ini sebagai kepedulian pada bidang bisnis dengan menyebutnya sebagai salah satu "tantangan ekonomi paling serius sekaligus keamanan nasional yang harus dihadapi bersama."
Hal ini disampaikan Obama pada saat melantik Howard A. Schmidt, mantan eksekutif eBay dan Microsoft, sebagai koordinator keamanan cyber pihak pemerintah.
( Yuska , AP / CN14 )