
Jakarta, CyberNews. Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (17/12) pagi melemah hingga 20 poin, mendekati angka Rp 9.500 per dolar menjadi Rp 9.480-9.495 dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.460-9.470.
Pengamat pasar uang, Farial Anwar, Kamis (17/12) mengatakan, sentimen negatif dari pasar internal masih tetap tinggi, karena pelaku masih khawatir dengan kasus Bank Century yang akan berlangsung lama dan melebar ke berbagai pihak.
Menurut Farial, pelaku pasar lebih memperhatikan masalah kasus Bank Century yang mulai menunjukkan tanda-tanda adanya korupsi dana talangan pemerintah itu, ketimbang pasar regional yang cenderung membaik, meski bursa Wall Street tak menentu.
Farial Anwar yang juga Ketua Currency Management Board mengatakan, pelaku pasar lebih cenderung melepas rupiah ketimbang membeli akibat adanya kasus Bank Century yang menunjukkan berkurangnya kredibilitas pemerintah.
"Kasus ini harus cepat ditemukan solusinya karena membuat kredibilitas pemerintah berkurang," ujarnya.
Rupiah, lanjut dia, masih berpeluang untuk menguat lagi pada awal tahun depan, namun untuk saat ini diperkirakan akan melemah hingga menembus angka Rp 9.500 per dolar.
( Ant / CN16 )