
Washington, CyberNews. Sudah lebih dari delapan tahun, pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden tetap menjadi seseorang yang sulit dipahami dan misterius. Tokoh yang disebut-sebut sebagai dalang serangan tanggal 11 September 2001, dahulu adalah target utama dalam perang melawan teroris.
Ketika Amerika Serikat dan NATO menyerbu Afghanistan paskaserangan terhadap gedung WTC atau sering disebut sebagai kejadian 9/11, bin Laden dikejar pasukan gabungan sampai ke daerah-daerah terpencil di Tora Bora Afghanistan.
Selama bertahun-tahun, bin Laden dikabarkan mengalami gagal kesehatan dan bahkan mungkin telah tewas. Tapi, setelah perburuan besar-besaran pasukan gabungan asing, beberapa kali dirinya masih muncul dalam rekaman audio dan video yang semakin membuat musuh-musuhnya frustasi.
Dari Gedung Putih diberitakan, Minggu (6/12) lalu, beberapa staf Presiden AS Barrack Obama menyatakan pendapat yang berbeda mengenai keberadaan bin Laden. Menurut penasehat keamanan nasional Obama, James Jones, mengatakan bahwa dirinya yakin bahwa pemimpin Al-Qaida bersembunyi di daerah barat Pakistan dan secara berkala berpindah kembali ke Afghanistan.
Ditemui terpisah, Menteri Pertahanan Robert Gates mengatakan, intelijen sampai saat ini tidak cukup informasi untuk menentukan keberadaan bin Laden.
Kini, setelah lebih dari delapan tahun, Osama bin Laden tetap bebas untuk merencanakan lebih banyak serangan.
( WN , Yuska / CN14 )