panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Desember 2009 | 21:05 wib
Pesawat Merpati Berhasil Ditarik ke Apron

Kupang, CyberNews. Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) jenis Fokker-100 yang mendarat darurat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu malam (2/12), berhasil ditarik ke apron pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Wartawan yang memantau proses pemindahan dari lokasi terperosoknya pesawat ke apron Bandara El Tari Kamis (3/12) malam melaporkan, tim yang terdiri atas petugas bandara, anggota TNI Angkatan Udara dan MNA Kupang bekerja keras.

Setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tiba dengan sebuah pesawat di Kupang. Asisten Manajer Operasi PT Angkasa Pura II Bandara El Tari Kupang, Zainal Ismail, kepada pers mengatakan, dua anggota KNKT disertai sejumlah pejabat dari PT MNA, begitu tiba di terminal bandara langsung menuju ke lokasi pesawat terperosok untuk melakukan pemeriksaan teknis.

Meskipun para wartawan tidak diperkenankan mendekat ke lokasi, namun dari pinggir bandara, sekitar pukul 18.37 Wita terlihat dua mobil pemadam kebakaran berhasil menarik badan pesawat beberapa meter dari posisi semula. Selanjutnya sekitar satu jam kemudian pesawat berhasil ditarik ke tengah landasan pacu, lalu dipandu menuju ke apron bagian kiri terminal bandara.

Ketika pesawat Merpati yang terbang dari Makassar pada Rabu malam (2/12) membawa 88 penumpang itu mendarat darurat, bandara praktis ditutup baik kedatangan maupun keberangkatan. Karena itu, ketika pesawat tengah ditarik menuju ke apron, tim langsung membersihkan permukaan landasan pacu di sekitar pesawat terperosok yang penuh dengan lumpur.

Terlihat dua mobil pemadam kebakaran yang sebelumnya digunakan untuk menarik badan pesawat, menyemprotkan air ke permukaan landasaan.

Sementara di depan terminal bandara, tampak hanya satu pesawat yakni milik Riau Airlines yang parkir, sementara pesawat lain berada di luar Kupang, karena terhentinya aktivitas keberangkatan dan kedatangan pendaratan darurat pesawat Merpati Fokker-100 pada Rabu malam.

Akibat penutupan bandara selama sekitar 36 jam, banyak penumpang terlantar di Bandara El Tari Kupang, bahkan sampai dengan Kamis malam, banyak penumpang yang "menginap" di pelataran depan terminal.

Sementara pesawat yang hendak berangkat dari Jakarta, Surabaya, Bali dan beberapa kabupaten di NTT ke Kupang, terpaksa dibatalkan.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Ny. Hj. Mus Malesy, yang meninggal dunia di Jakarta dan dibawa ke Kupang dengan pesawat Batavia pada Rabu malam, terpaksa dibawa ke Denpasar, Bali. Padahal di rumah duka di Kupang, sanak keluarga tengah menunggu untuk pemakaman yang direncanakan Kamis pagi. Pemakaman terpaksa ditunda, menunggu sampai jenazah tiba di Kupang.

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5354
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 5969
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 5759
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7229
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5547
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER