
Seoul, CyberNews. Wabah flu burung yang sempat menjadi isu global tidak hanya berdampak kekhawatiran terhadap banyak orang. Dari Korea Selatan dilaporkan, seorang remaja melompat dari lantai enam apartemen yang ditinggalinya setelah minum tamiflu, obat antiflu burung, Sabtu (14/11).
Remaja berusia 14 tahun, yang tinggal di Bucheon, provinsi Gyeonggi, dekat ibu kota Seoul itu dilaporkan telah mengonsumsi tamiflu dan merasakan dirinya seperti mengantuk dan pikirannya melayang-layang. Remaja yang masih tercatat sebagai pelajar tersebut menderita patah tulang di kaki dan lengannya, namun tidak sampai mengancam jiwanya.
Menurut Dinas Pangan dan Obat-Obatan Korsel, kasus ini merupakan yang pertama terjadi di negari ginseng itu. Badan Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit Korsel sedang melakukan penyelidikan apakah kasus halunisasi itu ada kaitannya dengan mengonsumsi tamiflu.
( xinhua / CN14 )