
Shanghai, CyberNews. Dari pasar saham Cina dilaporkan bahwa harga saham-saham ditutup turun 0,11 persen pada Rabu (11/11) sore. Indeks komposit Shanghai untuk saham A dan B, turun 3,42 poin ke 3.175,19 pada perputaran 144.5 miliar yuan (21,2 miliar dolar AS). Indeks utama naik 7,4 persen dalam delapan sesi sebelumnya.
Indeks saham A Shanghai kehilangan 3,74 poin, atau 0,11 persen, menjadi 3.331,86 pada perputaran saham senilai 144,1 miliar yuan, sedangkan indeks saham A Shenzhen naik 0,75 poin, atau 0,06 persen, ke 1,193.01 pada perputaran 88,1 miliar yuan. Indeks saham B Shanghai naik 2,07 poin, atau 0,93 persen menjadi 223,87, sedangkan indeks saham B Shenzhen melonjak 3,24 poin, atau 0,58 persen menjadi 566,54.
Hong Kong
Saham-saham di Hong Kong ditutup naik 1,61 persen tertinggi selama 15 bulan terakhir. Indeks acuan Hang Seng bertambah 359,05 poin menjadi 22.627,21 dengan nilai transaksi 72,26 miliar dolar Hong Kong (9,32 miliar dolar AS). Indeks telah meningkat 6,5 persen dalam enam sesi. HSBC memimpin "rally" blue-chip dengan kenaikan 6,0 persen menjadi 94,00 dolar Hong Kong. HSBC mengkontribusikan 189,99 poin terhadap kenaikan indeks. Sedangkan saham Bank of East Asia naik 15,2 persen menjadi 33,35.
Kuala Lumpur
Saham Malaysia ditutup turun sebesar 0,31 persen. Kuala Lumpur Composite Index turun 3,93 poin ditutup pada 1.270,15 dengan volume 1,10 miliar saham senilai 1,17 miliar ringgit (345,18 juta dolar AS). Saham BAT turun 1,3 persen ke 45,40 ringgit. Sedangkan harga saham bank CIMB naik 1,6 persen menjadi 13,02 ringgit dan harga saham perusahaan properti F & N naik 2,8 persen menjadi 11,00 ringgit.
Bangkok
Indeks saham Thailand ditutup naik 1,37 persen. Indeks komposit Bursa Efek Thailand (SET) naik 9,70 poin menjadi ditutup pada 717,90, dan indeks saham bluechip SET-50 menambahkan 7,77 poin menjadi 508,09.
Singapura
Indeks saham-saham Singapura ditutup naik 1,21 persen. Indeks saham blue-chip Straits Times ditutup naik 32,83 poin menjadi 2.740,43 pada volume 1,14 miliar saham senilai 1,40 miliar dolar Singapura (1,01 miliar dolar AS).