
Jakarta, Cybernews. Beberapa pimpinan partai koalisi pendukung SBY-Boediono telah dilantik menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Para menteri ini merangkap jabatan, sebagai pembantu presiden sekaligus pemegang pucuk pimpinan partai.
Suryadharma Ali atau SDA (Ketua Umum DPP PPP), Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin (Ketua Umum PKB), telah memutuskan tidak akan menanggalkan jabatan sebagai ketua umum partai. Sementara Tifatul Sembiring, akan segera melepaskan jabatannya di PKS.
"Dalam diri PPP itu tidak ada aturan yang menegaskan bahwa apabila tokoh sentral di partai menduduki jabatan di pemerintahan, diminta untuk mundur, belum ada aturan seperti itu," ujar Suryadharma usai pelantikan menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
Suryadharma menegaskan akan tetap memimpin partai hingga masa akhir jabatan. "Dulu waktu masih jadi Menkop UKM tidak ada seperti itu (mundur) dan Presiden tidak pernah meminta itu," tandasnya.
Hal sama diamini Muhaimin Iskandar. Dia akan tetap memimpin PKB hingga muktamar PKB dilakukan. "Jalan terus, PKB nanti mukmatar tahun 2013," tegasnya.
Sikap berbeda diambil Presiden PKS. Dia mengatakan, dalam waktu dekat Majelis Syuro PKS akan segera menentukan siapa pengganti dirinya sebagai Presiden PKS.
"Presiden PKS itu yang akan memilih nanti Majelis Syuro. Tidak hanya saya, kan di sini ada juga Suharna (Menristek), dia MPP (Majelis Pertimbangan Partai) di partai, Salim Segaf Al Jufri, dan Suswono (koordinator wilayah PKS)," ujar Menkominfo.