panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Juli 2009 | 18:00 wib
Taruna Akpol Tewas di Pantai Kartini

Jepara, CyberNews. Hakim Syah Budi (26), salah seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang Tingkat Satu tewas di tengah keikutsertaanya dalam pendidikan dan pelatihan SAR di perairan Pantai Kartini Jepara, Senin (13/7). Diduga kuat karena kelelahan, taruna asal Monte, Bengkulu itu menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kartini.

Polres Jepara dan pihak Akpol belum berkenan memberikan keterangan terkait insiden tersebut, termasuk dari pihak rumah sakit. Marjono, salah seorang petugas kamar mayat RSUD Kartini membenarkan jasad Hakim Syah Budi yang kemarin diperiksa sementara oleh unit identifikasi dari Polres Jepara.

Dari lokasi diklat di dermaga Pantai Kartini, Hakim diangkut mobil ambulans dari Akpol menuju Rumah Sakit Kartini yang berjarak sekitar empat kilometer. Saat itu fisik korban dalam kondisi lemah, lalu meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

"(Hakim-Red) masuk rumah sakit sekitar pukul 09.00. Sekitar pukul 11.00, jenazah dibawa ke Semarang untuk selanjutnya dilakukan visum bagian dalam fisik oleh pihak Akpol. Di sini hanya memvisum luar saja dan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiyaan. Ke kamar mayat tadi ya masih mengenakan baju renang hitam kombinasi biru, masih ada tulisannya Akpol," kata Marjono, saat ditemui.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, korban termasuk diantara 315 taruna Akpol yang melakukan pendidikan tersebut di Jepara. Dalam pelatihan kemarin, setiap taruna dibimbing oleh instruktur yang sudah berpengalaman dan dalam pengawasan secara ketat.

Sebelum terjun ke laut, para taruna ini melakukan peregangan seperti biasanya agar tidak kram. Para taruna dinaikkan perahu, setiap perahu diisi 10 taruna menuju Pulau Panjang. Sekitar 100 meter dari Pulau Panjang, taruna mulaI berenang. Dua regu pertama berhasil dengan selamat. Selanjutnya, regu ketiga yang salah satu di antaranya ada Hakim juga mengikuti dua regu sebelumnya. Hakim terakhir untuk menceburkan diri ke laut.

Mereka diawasi langsung para instruktur taruna yang berjarak sekitar lima meter. Selain dari senior yang naik perahu karet, juga terdapat satu instruktur yang berenang di atas ban dalam mobil.

Sekitar 2-3 menit berenang, Hakim sudah melambai-lambai ke arah salah satu instruktur. Namun demikian, korban masih bisa sampai ke darat, dengan kondisi yang cukup kepayahan. Sesampai di darat, korban langsung muntah-muntah, para instrukstur pun memberikan pertolongan. Korban langsung dievakuasi menggunakan perahu menuju rumah sakit.

Di atas perahu Hakim mendapatkan pernapasan buatan dan mendapatkan perawatan intensif. Di dalam ambulans pun, korban masih mendapatkan perawatan intensif dengan pernapasan buatan dan tambahan selang infus. Sesampai di RSUD Kartini, nyawa korban tak tertolong.

Kegiatan tersebut digelar myulai Sabtu lalu dan akan berakhir, Selasa ini. Saat hari pertama, hadir di tengah taruna Kabag Lat Akpol Kombes Pol Drs Gata Chaeruddin SH. Gatta, saat ditemui pada sesi latihan hari pertama mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun. Sebelum diterjunkan di perairan pantai, mereka digembleng terlebih dulu di kolam.

Sebagian berlatih berenang dalam jarak 300 meter, menyelam, dan upaya pencarian korban. Titik latihan ada di perairan sekitar dermaga, di perairan objek wisata Pantai Kartini, dan di perairan Pulau Panjang.

( Muhammadun Sanomae , Budi Cahyono / CN08 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Agustus 2014 | 17:51 wib
Dibaca: 49
27 Agustus 2014 | 17:39 wib
Dibaca: 54
27 Agustus 2014 | 17:28 wib
Dibaca: 97
image
27 Agustus 2014 | 17:06 wib
Dibaca: 90
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER