panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Juli 2009 | 14:57 wib
Perbankan Harus Respon Turunnya Suku Bunga BI


Jakarta, CyberNews. Pengamat Moneter, Sri Adiningsih menyatakan pihak perbankan harus merespon terhadap turunnya suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis point (bps) menjadi 6,75 persen dari sebelumnya 7 persen. "Tanpa respon bank untuk menurunkan suku bunga kreditnya maka tidak ada arti turunnya BI Rate itu," katanya, Senin (6/7). Dimintai tanggapannya, dosen Universitas Gajah Mada (UGM) itu menjelaskan, tujuan dari penurunan suku bunga acuan BI Rate tersebut untuk memperkuat pertumbuhan perekonomian ditengah-tengah krisis keuangan global. "Turunnya suku bunga itu diharapkan investasi naik. Tapi apakah langkah tersebut sudah diikuti dengan turunnya bunga kredit pihak perbankan kepada nasabah, khususnya terhadap dunia usaha (sektor swasta lainnya)," kata dia menambahkan.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Jumat (3/7) lalu, memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6.75 persen. Secara teoritis, turunnya BI Rate itu berarti bagi dunia usaha akan membayar bunga kredit bank lebih rendah. "Karenanya, saya kira tidak memberi manfaat bagi dunia usaha jika penurunan BI Rate itu tidak diikuti langkah turunnya suku bunga kredit bank," kata dia. Bunga kredit perbankan saat ini di atas 10 persen. "Bagaimana bisa merangsang pertumbuhan ekonomi sektor riil jika bunga bank masih tinggi," katanya menjelaskan. Ia berpendapat upaya percepatan pertumbuhan ekonomi sektor riil juga akan sulit tercapai dalam waktu singkat, karena selain faktor krisis ekonomi global belum selesai, perkembangan situasi politik menjelang Pemilu presiden/wakil presiden sangat menentukan.  "Krisis keuangan global itu membuat investor masih berhati-hati untuk berinvestasi atau memberlanjakan uangnya," ujarnya menjelaskan.

( Ant / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



    Panel menu
    Berita Terbaru
    25 Mei 2012 | 16:50 wib
    Dibaca: 37
    image
    25 Mei 2012 | 16:30 wib
    Dibaca: 162
    25 Mei 2012 | 16:20 wib
    Dibaca: 162
    25 Mei 2012 | 16:10 wib
    Dibaca: 162
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
    Berita Terpopuler
    FOOTER