
Akte Kredit hari ini ditandatangani oleh Pimpinan Cabang Bank Jateng Pekalongan Sugeng Purwanto dengan perwakilan Koperasi Petani Tebu Rakyat ''Harapan Manis'' di Ruang Administratur PG Sragi.
Dirut Bank Jateng Haryono yang menyaksikan penandatanganan itu mengatakan, penyaluran itu adalah bentuk komitmen Bank Jateng untuk mebantu sektor pertyanian dan UKMK.
Sugeng Purwanto menambahkan, dalam KKPE, Bank Jateng akan menyalurkan kredit dengan jangka waktu selama satu musim tanam yaitu 1 tahun delapan bulan. Dari total bunga kredit 13%, petani akan mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar 5 % dan dibayarkan seusai panen. Kredit sebesar Rp 3 miliar digunakan untuk membantu tanaman tebu seluas 1400 ha.
Adminstratur PG Sragi Gatut Kussetiadi menjelaskan, luas tanaman tebu di PH Sragi berjumlah sekitar 6000 ha yang tersebar di delapan daerah yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kendal, Batang, Pemalang, Banyumas, Banjarnegara, dan Purbalingga.
Gatut menjamin keamanan kerdit yang dikucurkan Bank Jateng ke para petani tebu. Sebab PG Sragi telah siap menjadi avalis atau penjamin. ''Selama ini pengembalian kreditnya aman dan tidak pernah macet sebab kami yang menjamin,'' ujarnya.
Rata-rata petani kata dia menghabiskan biaya produksi hinngga Rp 20 juta/ha. Bantuan yang dikucurkan pihak bank hanya bisa memenuhi sekitar Rp 12,5 juta. ''Sisanya petani meminjam kredit dengan bunga komersil,'' paparnya.
( Muhammad Burhan / CN08 )