panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 April 2010 | 10:20 wib
Purwacaraka
Musik Bukan Kotak
image

Suara Merdeka CyberNews. Musik tidak akan pernah bisa dikotak-kotakkan. Karena musik bukan kotak, bundar, lonjong atau berbentuk. Atas kesadaran itulah Purwacaraka, salah satu aranjer atau penata musik terbaik di Indonesia itu, menolak mengkotak-kotakkan musik.

Ayah tiga putra kelahiran Beograd, Yugoslavia, 31 Maret 1960 itu bahkan menghimbau kepada jurnalis musik, untuk lebih berhati-hati dalam menulis genre atau aliran musik. Juga kepada orang-orang yang gemar menunjuk dirinya sendiri sebagai panitia penjurian sebuah festival musik.

''Karena,ada kecenderungan para dewan juri gemar mengkotak-kotakkan aliran musik sesuai kehendak mereka sendiri,'' katanya ketika berbicara tentang berbagai genre musik di Jakarta. Kakak penyanyi Trie Utami itu menambahkan, jika dia masih bingung ada orang menyebut jenis musik ''pop kreatif''.

''Berarti ada jenis musik pop yang tidak kreatif dong,'' katanya melempar pertanyaan retoris. ''Juga ada sebutan lagu cengeng, atau pop menye-menye''. Menurut dia, pengertian lagu pop cengeng itu harus dijelaskan lebih lanjut. Dalam artian, yang cengeng itu liriknya, atau komposisi musiknya. ''Apakah ada komposisi musik yang cengeng, dan berani?''.

Terlepas atau tidak terlepas dari salah kaprahnya orang ramai mendiskripsikan berbagai genre musik, menurut lulusan ITB itu, perkembangan musik di Indonesia dewasa ini sangat menggembirakan. Dalam artian, semua genre musik saling berlomba memperkenalkan keunikannya masing-masing. ''Bahsawanya yang laku dalam industri musik adalah musik pop, itu hanya persoalan tren belaka,'' pungkasnya.

Sukses, Dirikan Sekolah Musik
Purwacaraka merupakan seorang musisi dan komponis Indonesia, atau yang terkenal sebagai 'pemusik pengiring' dalam sejumlah acara di televisi. Sehingga sosok pria berkumis ini 'nyaris' tiap hari tampil di televisi.

Darah musisinya ayahnya, soedjono yang notabene sebagai seorang tentara yang sangat menyukai musik setidaknya menuruni sulung dari tiga bersaudara yang juga telah akrab dengan musik sejak kecil. Saat Purwacaraka berusia tujuh tahun, sang ayah pun telah membelikannya sebuah piano. Tak hanya itu, Purwa juga belajar piano kalsik dari A Becalef, seorang guru piano berkebangsaan Hongaria di Bandung. Saat Purwa duduk di bangku SMP, salah seorang teman ayahnya dari Amerika terpukau oleh permainan piano Purwa.

Kini sebagai bentuk kecintaannya pada musik Purwa mendirikan sekolah musik, Purwacaraka Music Studio. Puluhan tahun sekolah itu digelutinya dan hingga kini telah memiliki 50 cabang sekolah musik di seluruh Indonesia.

(G20, Nv@/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
15 Mei 2012 | 12:41 wib
Dibaca: 797
image
09 Mei 2012 | 21:03 wib
Dibaca: 8249
image
22 April 2012 | 20:02 wib
Dibaca: 6528
image
05 April 2012 | 00:19 wib
Dibaca: 8112
image
09 Maret 2012 | 12:25 wib
Dibaca: 6793
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER