panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Februari 2010 | 23:39 wib
Esai Prie GS
Menengok Kebun
image

Saya gemar menengok kebun. Dan apa yang  saya sebut kebun itu hanyalah sepetak tanah kecil tempat kami berencana membangun  sebuah rumah. Karena berlokasi di sebuah lahan terbuka penuh semak, jadilah seluruhnya saya bayangkan sebagai kebun saya. Sore hari, adalah waktu paling saya sukai untuk berada di tempat ini.

Saya mengamati apa sesungguhnya yang menjadi faktor penarik saya kemari. Tidak sulit menjawab karena meskipun sepetak, tanah ini  milik saya, untuk kali pertama pula. Walau sebenarnya semua tanah pasti milik negara dan setiap sertifikat  sesungguhnya hanyalah  bukti pinjaman kita kepada negara.

Tetapi alasan ini sungguh tak menghalangi rasa memiliki saya atas tanah ini. Jadi, kuncinya adalah rasa memiliki itu. Tak benar-benar  memiliki sebenarnya tak mengapa asal sudah memiliki perasaan memiliki. Rasa itulah yang selalu menarik-narik saya ke tanah ini.

Tetapi faktor penarik itu ternyata berubah-ubah bentuknya. Benar, meskipun tanah itu menarik, tetapi menjadi kurang berdaya tarik lagi ketika cuma berupa tanah  berlama-lama. Saya butuh memberinya batas. Cuma karena sudah berbatas saja bahagialah saya dan kepada batas itulah saya ingin selalu menengok dan menyapa.

Tetapi ketika tanah itu cuma ada pembatas, melemah lagi daya tariknya. Ia harus berpondasi. Maka saat pondasi itu dibuat, daya tariknya menguat lagi. Begitu terus hingga pondasi itu dibangun setahap demi setahap. Setiap tahapan menyimpan daya tarik tambahan.

Dan jika saya menghendaki daya tarik baru, bukan berarti yang lama menghilang. Seluruh daya tarik lama itu mengendap menjadi tabungan cuma butuh tambahan sampai batas yang tidak bisa ditentukan. Karenanya, ketika sebuah rumah telah menjadi, ia adalah kumpulan dari seluruh daya tarik yang satu sama lain tak bisa lagi dipisahkan. Untuk itulah kenapa rumah selalu menarik kita untuk pulang.

Di tanah sepetak itu belum benar-benar berdiri sebuah rumah. Tapi daya tariknya membesar dari waktu ke waktu. Ada yang saya tambahkan dengan sengaja, dan ada yang bertambah dengan sendirinya.

Belum lama ini saya mendapat tambahan daya tarik baru. Semua gara-gara saya datang kesorean dan hari telah bersiap menjadi petang. Tepat di antara  sore dan petang itulah serangga-serangga malam mulai berdengungan, dan kebun yang semula terasa asri itu berubah menjadi  seram.

Antara yang sepi dan yang asri ternyata ada di kebun ini.  Serangga itu seperti menasihati  bahwa siang dan malam berbeda konteksnya, bahwa di balik rasa aman selalu tersimpan bahaya. Tegasnya, serangga ini seperti hendak mengingatkan tentang adanya wajah ganda di setiap apa saja.    
Apa yang saya anggap kemalangan dulu ternyata adalah kebaikan kini sementara ada yang saya anggap keberuntungan dulu adalah kemalangan kini dan apa saja yang saya alami di hari ini, selalu ada kebalikannya di masa depan. ''Menjalani hidup di hari ini sambil membayangkan hari depan, itulah kehati-hatian,'' kata serangga itu tentu setelah saya terjemahkan. (Prie GS)

(Prie GS/bnol)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
22 Mei 2012 | 11:44 wib
Dibaca: 270
image
15 Mei 2012 | 11:00 wib
Dibaca: 564
image
13 Mei 2012 | 11:52 wib
Parenting Day "Bunga Bangsa"
Melatih Kesabaran dengan Membatik
Dibaca: 630
image
06 Mei 2012 | 18:34 wib
Dibaca: 1019
image
23 April 2012 | 17:33 wib
Dibaca: 1170
Panel menu tepopuler dan terkomentar
06 Mei 2012 | 18:34 wib
13 Mei 2012 | 11:52 wib
15 Mei 2012 | 11:00 wib
FOOTER