panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Agustus 2008 | 15:10 wib
Aku Bersamamu, Sayang...
image

Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan. Kelahirannya, tentu saja, menambah kebahagiaan pasangan suami-istri yang sangat saling mencintai.

Saat anak tersebut berumur dua tahun, suatu pagi si ayah melihat sebotol obat yang terbuka. Namun karena terburu-buru ke kantor karena ada hal yang amat penting, ia tak sempat menutupnya. Sembari mengecup kening istrinya dengan tergesa-gesa, dia meminta istrinya untuk menutup botol obat itu dan menyimpannya di lemari. Istrinya, karena kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut.

Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya. Karena tertarik dengan warna obat tersebut, lalu si anak memakannya semua. Padahal, itu adalah obat keras. Melihat sang anak terkapar, sang istri segera membawa putranya ke rumah sakit. Tapi si anak tidak tertolong. Dia sedih, sekaligus ngeri membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya.

Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya yang telah meninggal, dia segera memeluk istrinya dan mengucapkan tiga kata, "aku bersamamu, Sayang".

Sang istri menangis, sedih, namun merasa cukup kuat karena dia tahu, ada suami bersamanya. Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka adalah sikap yang proaktif. Si anak sudah meninggal, tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. Lagipula seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan menyimpan botol tersebut maka hal ini tidak akan terjadi.

Tidak ada yang perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yang si istri perlu saat ini adalah penghiburan dari sang suami dan itulah yang diberikan suaminya sekarang.

Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini maka akan terdapat jauh lebih sedikit permasalahan di dunia ini. "Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah kecil"

Kadang kita membuang waktu hanya untuk mencari kesalahan orang lain. Ini lah yang membuat kita kehilangan kehangatan dalam hubungan antar manusia.

Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutan Anda. Anda pun akan menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal yang terjadi tidak sesulit yang dibayangkan.

(Ratna/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
22 Mei 2012 | 11:44 wib
Dibaca: 270
image
15 Mei 2012 | 11:00 wib
Dibaca: 562
image
13 Mei 2012 | 11:52 wib
Parenting Day "Bunga Bangsa"
Melatih Kesabaran dengan Membatik
Dibaca: 630
image
06 Mei 2012 | 18:34 wib
Dibaca: 1017
image
23 April 2012 | 17:33 wib
Dibaca: 1170
Panel menu tepopuler dan terkomentar
06 Mei 2012 | 18:34 wib
13 Mei 2012 | 11:52 wib
15 Mei 2012 | 11:00 wib
FOOTER