panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 April 2010 | 16:35 wib
Rasa Klaras di Tiap Gigitan Kue Lompong
image

DALAM bahasa Jawa, lompong berarti talas atau lumbu. Jika demikian, apakah kue lompong disini berarti kue talas? dapat dikatakan demikian. Unik memang, karena lompong umumnya dikonsumsi sebagai sayuran. Tidak sedikit juga yang mengatakan, lompong adalah santapan orang desa.

Anda yang bepergian ke Purworejo, akan merasa rugi jika melewatkannya. Kue ini mudah didapat, namun hanya satu pembuat yang bertahan selama 29 tahun. "Kue lompong asli Purworejo" namanya, kata asli sengaja ditambahkan karena pembuatnya adalah pengusaha kue lompong pertama di Purworejo.

Kue lompong adalah kue basah manis dengan bulir kacang di dalamnya. Bentuknya mirip kue mata sapi, namun berwarna hitam. Menariknya, kue ini dibungkus menggunakan daun pisang kering yang sering disebut klaras. Usut punya usut, warna hitam pada kue ini ternyata memang berasal dari tanaman lompong. Tepatnya dari batang lompong yang dilumatkan dan dicampur pada adonan kue.

Dalam setiap gigitan kue lompong, akan ada rasa yang sangat khas di lidah kita, yaitu rasa klaras yang menjadi pembungkusnya. Inilah yang menjadi keunikan lain dari kue lompong, adanya rasa yang mungkin tidak familiar untuk dikecap.

Satu biji kue lompong asli dihargai Rp 1.000. "Itu untuk harga dalam kota, kalau luar kota harganya Rp 1.200," kata si pembuat kue, Ruth Ekayanti (60). Kue ini berbahan dasar tepung ketan yang dicampur gula dan resep bumbu tertentu.

Pembuatan Sederhana

Pembuatannya sederhana, bahan-bahan adonan dicampur, sementara kacang tanahnya digoreng kemudian dihaluskan. Setelah siap, adonan dicetak sedemikian rupa, hingga bentuknya berupa kepalan, bundar dan pipih. Tak lupa didalamnya diisi dengan kacang tanah yang telah dihaluskan.

Selanjutnya, dimasukkan dalam minyak goreng mentah, agar tidak lengket ketika dibungkus.  Bentukan adonan itu lalu dibungkus dengan klaras dengan pola lipat yang menyerupai tempe. Namun berbeda dengan tempe, arah lipatannya berkebalikan.

Berikutnya, bungkusan-bungkusan itu dikukus selama 2 jam. Setelah matang, semakin lama, kue ini akan mengeras. Selera pembeli pun beragam, ada yang suka dengan kue lompong yang masih empuk, ada pula yang suka pada kue lompong yang lebih keras.

Disamping itu, Ruth konsisten dengan satu macam rasa, yaitu rasa kacang. "Pernah mencoba dengan lain, tapi rasanya kurang cocok dengan aroma klarasnya," jelasnya. Keunggulan lain dari kue lompong miliknya adalah tahan untuk jangka waktu satu minggu. "Jika pembuat lain biasanya hanya tahan sampai dua hari," tambahnya.

Kue lompong asli ini dapat diperoleh di Rumah Makan Happy Catering, Jalan Tentara Pelajar No 24 Purworejo. Pembuatnya mengaku memperoleh resep kue lompong ini secara turun-temurun.

( Rahayu Kurniawati / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
04 September 2014 | 23:55 wib
Dibaca: 6512
image
27 Agustus 2014 | 17:54 wib
Dibaca: 7396
image
18 Agustus 2014 | 16:59 wib
Dibaca: 8202
image
15 Agustus 2014 | 12:20 wib
Dibaca: 8964
image
14 Agustus 2014 | 14:46 wib
Dibaca: 2190
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER