panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 April 2014 | 19:05 wib
Kebaya dan R.A Kartini
image

phesolo.wordpress.com

Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.

Asal kata kebaya berasal dari kata arab abaya yang berarti pakaian. Ada pendapat yang menyatakan kebaya berasal dari China. Lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi. Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian itu diterima di budaya dan norma setempat. Namun ada juga pendapat bahwa kebaya memang asli dari Indonesia.

Kebaya sebagai simbol Keteraturan Budaya

Mengapa kebaya sebagai simbol keteraturan budaya?. Pada saat itu, dunia fashion belum berkembang seperti saat ini. Masih banyak aturan-aturan berpakaian yang dipatuhi oleh sebagaian besar masyarakat. Kebaya adalah pakaian wanita, bukan pakaian pria. Kaum wanita juga tidak seharusnya memakai pakaian pria. Sehingga bisa dikatakan bahwa kebaya adalah simbol keteraturan budaya berpakaian pada saat itu.

Dibandingkan dengan jaman modern, mode fashion pakaian berkembang bebas menerobos aturan-aturan tradisi. Wanita bisa memakai pakaian pria, sebaliknya beberapa mode pakaian pria terkadang terinspirasi dari mode pakaian wanita (walaupun tampak tidak lazim, namun dalam perkembangan mode hal ini benar-benar terjadi). Dari penjelasan singkat diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kebaya adalah salah satu simbol keteraturan budaya dan perilaku masyarakat di masa itu. Dimana aturan-aturan dan tradisi masih menjadi hal yang penting untuk dipatuhi.

Kebaya dan R.A Kartini

Peringatan tanggal kelahiran Kartini, 21 April, selalu identik dengan kebaya. Perayaan Peringatan Hari Kartini tersebut biasanya diselenggarakan di sekolah-sekolah dengan mengusung tema kebaya atau pakaian tradisional Indonesia. Hal ini sebagai wujud pelestarian budaya dan juga memperingati Pahlawan Nasional. Mengapa Peringatan Hari Kartini Identik dengan Kebaya? Jawaban singkatnya adalah: “Karena Kartini memakai Kebaya”. Dari semua dokumen-dokumen sejarah berupa foto, gambar atau lukisan R.A Kartini, semuanya menggunakan kebaya tradisional yang rapi, dengan jarik dan sanggul tradisional. Sehingga, sosok RA Kartini selalu identik dengan kebaya.

Apa yang dikenakan oleh Kartini pada masa lalu dimaknai pada saat ini sebagai bagian dari sebuah perjuangan itu sendiri. Memang fashion wanita pada masa lalu belum bisa menjadikan dirinya sebagai simbol persamaan derajat bahkan simbol perlawanan terhadap kekuasaan feodal maupun kekuasaan penjajah Belanda. Tanpa bermaksud merendahkan peran fashion wanita, fashion yang dikenakan oleh pria mengalami transformasi dari pakaian tradisional ke pakaian Eropa yang dianggap mampu mensejajarkan diri bahkan sebagai wujud emansipasi yang lebih luas dari perjuangan nasional.

Pemakaian kebaya pada peringatan Hari Kartini sangat disayangkan tidak menunjukkan sebuah transformasi baru dari apa yang menjadi perjuangan Kartini itu sendiri. Kita lebih silau dengan simbol-simbol yang nampak jelas mata tanpa bisa memberi makna terhadap simbol-simbol tersebut menjadi sebuah bentuk perjuangan terhadap kehidupan yang berkeadilan bagi wanita. Akhirnya kita hanya menjadikan hari Kartini sebagai hari karnaval kebaya sedangkan secara kasat mata banyak ketidakadilan yang menimpa wanita dalam berbagai bentuk.

(Eko Wahyu Budiyanto/CN37)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
04 September 2014 | 17:15 wib
Dibaca: 66891
image
03 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 48537
image
31 Agustus 2014 | 18:24 wib
Dieng Culture Festival Sedot 26 Ribu Pengunjung
Ruwatan Rambut Gimbal Sebagai Puncak Acara
Dibaca: 47830
image
13 Mei 2014 | 22:25 wib
Dibaca: 56366
image
10 April 2014 | 19:05 wib
Dibaca: 56032
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER