panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juni 2013 | 21:54 wib
Upacara Jumenengan
Estetika Tari Bedhaya Ketawang
image

Upacara ritual Tingalan Dalem Jumenengan yang diselenggarakan keraton kasunanan Surakarta Hadiningrat, merupakan sebuah upacara ritual adat istiadat keraton untuk memperingati hari ulang tahun penobatan kenaikan Tahta Susuhunan Paku Buwono XIII yang diadakan setahun sekali. sesuai arti dari Tingalan Dalem Jumenengan itu sendiri, yang dalam bahasa Jawa kata tingalan berarti peringatan, Dalem yang merupakan panggilan seorang raja, dan Jumenengan yaitu dari kata Jumeneng yang mempunyai arti bertahta. upacara ini diselenggarakan di pendopo Agung Sasana Sewaka yang dihadiri oleh semua abdi dalem dan sentana dalem serta beberapa tamu undangan.

Upacara Tingalan Dalem Jumenengan merupakan upacara adat yang sangat disakralkan yang diyakini memiliki makna penting oleh kerajaan yang masih mempunyai garis darah dengan dinasti Mataram. Dalam prosesi upacara ini juga diselenggarakan persembahan tarian Bedhaya Ketawang yang ditampilkan seusai prosesi Tingalan Dalem Jumenengan selesai, sebuah tarian jawa klasik yang hanya diperbolehkan ditampilkan hanya dalam acara Jumenengan saja. Tari Bedhaya Ketawang ini diperagakan oleh Sembilan penari putri yang belum menikah atau yang masih perawan. Tarian Bedhaya Ketawang ini diyakini menggambarkan tentang cinta kasih penguasa laut kidul kepada Panembahan Senopati. Tapi ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa tarian Bedhaya Ketawang adalah tarian yang mengisahkan siklus kehidupan manusia dari lahir, hidup, mati hingga alam keabadian.

Tarian Bedhaya Ketawang adalah sebuah tarian 'mistik' hubungan batin antara raja-raja dinasti Mataram dan penerusnya dengan penguasa laut selatan atau yang lebih dikenal dengan Ibu Ratu Kidul.

Dikatakan tari Bedhaya Ketawang karena disesuaikan dengan gending yang mengiringi tarian ini. Salah satunya adalah gending Bedhaya Ageng karya dari Panembahan Senopati. Selesainya pementasan tari Bedhaya Ketawang menandakan selesainya upacara prosesi Tingalan Dalem Jumenengan, yang merupakan upacara adat Keraton dari dinasti Mataram hingga Kasunanan Surakarta Hadiningrat saat ini.

(Eko Wahyu Budiyanto/CN37)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
04 September 2014 | 17:15 wib
Dibaca: 69406
image
03 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 49408
image
31 Agustus 2014 | 18:24 wib
Dieng Culture Festival Sedot 26 Ribu Pengunjung
Ruwatan Rambut Gimbal Sebagai Puncak Acara
Dibaca: 48517
image
13 Mei 2014 | 22:25 wib
Dibaca: 57126
image
10 April 2014 | 19:05 wib
Dibaca: 56930
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER