panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Februari 2012 | 19:07 wib
Jauhkan Sengakala, Peternak Gelar Gebyag Cah Angon
image

BAKAR GUBUG: Para peternak membakar gubug dalam tradisi gebyag cah angon di Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kebumen, Minggu (5/2). (suaramerdeka.com/ Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com – Pelaksanaan tradisi gebyag cah angon di Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kebumen berlangsung cukup meriah, Minggu (5/2). Ribuan warga berbondong-bondong menyaksikan tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 12 Rabilul Awal tersebut.

Tradisi ini dimulai dengan arak-arakan sapi oleh pemiliknya. Arak-arakan dimulai dari perkampungan hingga lokasi tempat acara dimulai yakni di persawahan di pinggir pantai. Sebelum diarak setiap pemilik ternak atau cah angon mendandadani sapi dengan berbagai aksesoris.

Setelah memarkir sapinya, para pemilik sapi kemudian ke pantai Pranji. Mereka membawa bekal untuk dimakan bersama-sama di pantai. Oleh masyarakat Desa Entak, tradisi membawa bekal untuk dimakan bersama ini disebut entak-entik.

Tradisi tersebut sebenarnya hampir sama dengan tradisi bongkohan di Kecamatan Puring. Selain pemilik sapi, warga yang tidak memiliki hewan ternak pun datang ke pantai dengan membawa bekal sendiri-sendiri. Bekal tersebut kemudian dimakan bersama keluarga di pantai.

Bakar Gubug

Sebagai puncak acara gebyag cah angon, ratusan warga bersama-sama melakukan besem atau bakar gubug. Hal itu sebagai simbol agar para pemilik ternak dijauhkan dari sengakala dan diberi keselamatan. Acara pestanya para peternak itu dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian tradisional seperti penampilan kelompok kuda kepang, ndolalak dan panjat pinang.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan gebyag cah angon tahun ini. Kegiatan dilaksanakan di dua tempat. Antara satu tempat dengan tempat lain hanya berjarak sekitar 500 meter. Kemeriaan acara pun terbagi menjadi dua. Namun acara yang di sebelah barat lebih sederhana, termasuk konsentrasi aparat keamanan yang berada di sisi timur.

Anggota Komisi B DPRD Kebumen Mukayat SAg yang menghadiri kedua lokasi mengatakan, gebyag cah angon merupakan tradisi warisan leluhur di desa Entak, Kecamatan Ambal. Kegiatan ini sebagai sebagai simbol untuk meminta kepada Tuhan agar para peternak dijauhkan dari musibah. "Dilaksanakan di dua tempat tidak masalah, dahulu bahkan di satu desa ada banyak acara serupa," ujar Mukayat.

Ketua Serikat Remaja Urut Sewu (Sereus) Desa Entak, Afifudin mengatakan, selain untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, tradisi ini menjadi doa minta berkah bagi warga pesisir selatan. "Tradisi ini sekaligus menunjukkan masih tingginya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat urut sewu," katanya.

(Supriyanto/CN27)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
15 Mei 2012 | 16:05 wib
Dibaca: 564
image
12 Mei 2012 | 11:45 wib
Dibaca: 634
image
03 Mei 2012 | 09:45 wib
Dibaca: 782
image
22 April 2012 | 18:15 wib
Dibaca: 2515
image
22 April 2012 | 17:05 wib
Dibaca: 1505
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER