panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Februari 2014 | 08:52 wib
Piranti Canggih Mreal, Pertemukan Dunia Nyata dan Dunia Maya
image

MENCOBA KACAMATA: Merry Harun, Canon Division Director, PT. Datascrip mencoba menggunakan "kacamata" augmented reality mixed reality system, saat pameran fotografi CP+ di Yokohama, Jepang. (suaramerdeka.com/Sutomo)

PIRANTI canggih  berbasis "augmented reality" kini mulai banyak diproduksi. Bagi sebagian orang kata "augmented reality" mungkin masih terdengar asing. Augmented Reality merupakan salah satu teknologi pencitraan gambar yang menggabungkan benda maya dua  dimensi ataupun tiga dimensi dan memproyeksikannya pada lingkungan nyata. Augmented Reality bersifat interakif secara realtime dan hasilnya berupa animasi 3D.

Canon, perusahaan  yang terkenal dengan lini produk imaging digital seperti kamera, dan printer, mulai merambah pada produk berbasis augmented reality ini. Canon memperkenalkan produk sistem head-gear VR bernama MReal (Mixed Reality dalam pameran fotografi CP+ di Yokohama, Jepang. Produk MReal ditujukan bagi kalangan industri dan desain, seperti sektor manufaktur, edukasi, arsitektur/konstruksi, serta layanan informasi. Bukan seperti Google Glass atau Occulus Rift yang ditujukan untuk konsumen biasa.

Kalangan industri akan sangat terbantu dengan kehadiran MReal yang mampu memadukan input video real-world dengan rendering grafis 3D. Pemakai bisa melihat obyek-obyek 3D yang seolah-olah ada di dunia nyata di sekelilingnya, sebagai contoh pengelola stasiun kereta api hendak membangun pagar di peron. Dengan alat ini,  pengguna bisa melihat desain tambahan pagar tersebut tanpa perlu membuat sebelumnya.

Hal tersebut mempermudah evaluasi dan mempercepat pengerjaan proyek. Contoh lain, seorang pengembang  perumahan menggunakan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk perumahan yang ditawarkan. Peranti ini juga dapat dimanfaatkan dalam dunia medis atau kedokteran untuk simulasi operasi, penciptaan vaksin, dan sebagainya.

Kemungkinan lain mencakup penataan pabrik untuk melihat penataan layout mesin-mesin sebelum meletakkan di lokasi yang dikehendaki, serta perancangan prototipe produk, dunia hiburan bahkan dunia militer. "Teknologi ini sangat membantu dalam desain proyek, di mana para pembuat bisa melihat seperti apa bentuk rancangan mereka saat hadir di dunia nyata, tanpa perlu benar-benar membuatnya terlebih dahulu," kata Richard Berger, manajer humas Canon Inc kepada Suara Merdeka, beberapa waktu lalu saat berkunjung ke pameran fotografi CP+ di Yokohama, Jepang.

Tampilkan obyek tiga dimensi

Produk terbaru Canon ini memang betul-betul canggih. Karena Headgear MReal bisa menampilkan obyek-obyek tiga dimensi di tempat-tempat yang dikehendaki  pengguna melalui sejumlah metode. MReal misalnya, menggunakan kode berbentuk pola gambar di halaman-halaman buku untuk menyajikan obyek 3D di setiap lembarannya. Tangan pengguna pun ikut di-render dalam video yang dilihat oleh mata. Merry Harun, Canon Division Director, PT Datascrip yang mencoba menggunakan "kacamata" augmented reality merasa kagum dengan temuan Canon ini.

"Tangan seolah bisa menyentuh hamparan  bunga berwarna warni, bisa membuka buku lembar demi lembar", ujarnya sambil senyum, seolah tak percaya dengan apa yang barusaja dialaminya.

Ada pula model deteksi lain yang memanfaatkan sensor pada headgear, untuk mendeteksi posisi pengguna dan menempatkan obyek tiga dimensi di lokasi yang sesuai. Sepasang layar LCD digunakan untuk memproyeksikan gambar ke mata pengguna, sementara video dari dunia nyata ditangkap dengan sepasang kamera di sisi depan.

Untuk mendapatkan peranti canggih ini kalangan industri harus merogoh kocek dalam-dalam, karena harganya mencapai kisaran 125 ribu dollar AS untuk sistem dengan headgear HM-A1, software, dan aneka macam sensor sebagai sarana interaksi. Belum termasuk biaya perawatan sebesar 25 ribu dollar AS per tahun.

MReal sendiri telah mulai memasuki ke pasaran sejak tahun 2013. Sayang, Canon belum berminat memigrasikan teknologi ini ke ranah konsumen secara personal. Namun Berger optimis, di masa mendatang, MReal akan semakin berkembang luas, mudah dan murah dan dapat diimplementasikan secara luas di berbagai bidang.

(Sutomo/CN38)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
28 Agustus 2014 | 10:45 wib
Dibaca: 78552
image
25 Agustus 2014 | 11:41 wib
Dibaca: 60666
image
22 Agustus 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 59309
image
18 Agustus 2014 | 11:07 wib
Dibaca: 61150
image
13 Agustus 2014 | 12:10 wib
Dibaca: 59738
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER