panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
20 Februari 2014 | 21:50 wib
Compact High Zoom Antisipasi Membanjirnya Smartphone
image

BERI PENJELASAN: Mistuo Matsudaira (tengah), Group Executive Divisi Kamera Saku Canon saat memberi penjelasan seputar perkembangan kamera compact di kantor pusat Canon, Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Sutomo)

HADIRNYA ponsel pintar atau smartphone yang dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi menawarkan banyak kemudahan. Sekarang ini, siapapun bisa menjadi ''fotografer'' tanpa harus menenteng kamera berukuran besar dengan segala perlengkapannya, seperti lensa khusus, filter, flash maupun tripot. Bahkan kamera saku atau kamera poket digital yang sempat menjadi primadona karena kepraktisannya, kini mulai tergeser keberadaannya.

Transisi pangsa pasar kamera saku ke ponsel pintar memang mirip saat transisi kamera analog yang menggunakan film digantikan kamera digital. Laporan dari Camera & Imaging Products Association (CIPA) yang dirilis awal Februari menyebutkan bahwa, selama lima bulan pertama 2013, angka pengapalan kamera saku secara global menurun 41.4 persen.

Popularitas kamera compact digital yang terus menurun dari tahun ke tahun disebabkan  karena produk yang beredar merupakan perangkat stand alone yang tidak memiliki konektivitas internet, misalnya fasilitas WiFi. Akibatnya, konsumen semakin banyak yang memilih untuk mengambil gambar dengan menggunakan ponsel pintar dibandingkan kamera compact digital.

"Kami mulai melihat orang-orang memakai smartphone untuk berbagi foto. Ketertarikan konsumen juga bergeser ke arah sana," kata Mistuo Matsudaira, Group Executive divisi kamera Saku Canon dalam sebuah presentasi di kantor pusat Canon, Tokyo, Jepang, saat ditemui Suara Merdeka beberapa waktu lalu.

Meski kondisi pasar kamera poket lesu, namun, Matsudaira tetap optimis. Dia yakin kamera saku tak akan ''punah'' karena masih memiliki beberapa keunggulan dibandingkan smartphone.  Karena konsumen  juga masih mempertimbangkan menyimpan foto yang diambil dengan kamera, dibanding smartphone.
 
Kamera High Zoom

Optimisme Matsudaira juga dibarengi dengan langkah antisipatif dari Canon atas kondisi pasar yang berubah. Canon melakukan inovasi produk dengan jalan memangkas model-model kamera saku dan mengalihkan fokus untuk mendapat profit dari produksi kamera yang lebih mahal, seperti kamera high zoom atau yang memiliki sensor berukuran besar.

Kamera high zoom sendiri sering disebut juga sebagai kamera ''perantara'' yang duduk di tengah-tengah kategori kamera saku dan DSLR. Kamera jenis ini menawarkan tingkat zoom luar biasa, seperti  Seri PowerShot SX700 HS  yang menawarkan rentang focal length 30x, yaitu 25-750mm (ekuivalen 35mm).

Ini berarti pengguna bisa memperoleh cakupan wide dan super tele dalam satu kemasan Strategi yang diambil  Canon ternyata menuai hasil positif karena meski penjualan kamera saku mengalami kelesuan,  penjualan kamera kategori high zoom justru mencatat pertumbuhan positif. 

''Pertumbuhan year-on-year di Jepang, misalnya, mencapai 153 persen,'' kata Mitsuo Matsudaira.

Matsudaira optimis, kamera high zoom akan terus diburu karena keunggulan yang dimiliki, yaitu kemampuan zoom optis yang mampu memperluas atau mempersempit bidang pandang tanpa menurunkan kualitas gambar. Sementara  pada kamera  smartphone hanya mampu mengandalkan digital zoom untuk melakukan zooming pada foto. Teknik ini mengurangi kualitas foto sehinga tampilan akhirnya terlihat ''pecah''.

Produsen smartphone, kata Matsudaira, akan berpikir berulangkali untuk melengkapi produknya dengan optical zoom. Karena mekanisme zoom optis membutuhkan elemen lensa dengan jumlah banyak dan bentuk fisik yang besar (tabung lensa) untuk mengatur jarak antar elemen-elemen lensa itu. Kalaupun zoom optis itu dipaksakan ditanam pada smartphone maka gadget yang bersangkutan akan berukuran lebih besar, tak muat di kantong, tak lagi compact sehingga mengurangi nilai mobilitasnya, seperti yang terjadi pada Galaxy S4 Zoom dari Samsung.

Selain kamera high zoom,  produk lain yang juga disorot sebagai andalan di masa depan adalah kategori kamera saku premium dan large-sensor, yang juga mencatat kenaikan.

(Sutomo/CN37)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
28 Agustus 2014 | 10:45 wib
Dibaca: 77504
image
25 Agustus 2014 | 11:41 wib
Dibaca: 60065
image
22 Agustus 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 58739
image
18 Agustus 2014 | 11:07 wib
Dibaca: 60532
image
13 Agustus 2014 | 12:10 wib
Dibaca: 59165
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER