
BERENDAM AIR: Sejumlah pengunjung sedang berendam air panas di obyek wisata Guci, Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Selasa (24/8). (SM CyberNews/ Setyo Wiyono)
Slawi, CyberNews. Obyek wisata Pemandian Air Panas Guci yang berlokasi di Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal masih memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Terbukti, selama libur Lebaran tahun 2010, tepatnya hari H hingga H+7, tempat penginapan di kawasan wisata tersebut telah terisi penuh.
Padahal, tempat penginapan di obyek wisata Guci itu jumlahnya cukup banyak, yakni mencapai 93 unit. Dari total itu, lima di antaranya merupakan hotel, 74 pondok wisata dan sisanya vila. Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci, Imam Sutanto mengatakan, wisatawan ini sudah mulai memesan tempat penginapan tepatnya sejak pertengahan Agustus 2010.
"Meski sewa tempat penginapan di Guci rata-rata naik 50 persen, tapi tetap saja terisi penuh. Dari mulai tanggal 10 hingga 17 September 2010, tempat penginapan sudah tak menyisakan tempat lagi," katanya, Selasa (24/8). Biaya sewa kamar maupun vila di Guci saat Lebaran rata-rata mencapai ratusan ribu rupiah.
Pihaknya mengimbau kepada wisatawan yang hendak menginap atau sekadar berkunjung ke Guci supaya datang ke obyek wisata sore hari. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan menuju lokasi obyek wisata Guci. Sebab, setiap kali liburan panjang Lebaran, arus lalu lintas menuju Guci selalu macet.
Dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran, UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci bakal menyiapkan 13 posko. Pos tersebut nantinya disiagakan di sepanjang jalan mulai Desa Tuwel, Bojong hingga kawasan obyek wisata. Adapun, personil UPTD Pengelola Obyek Wisata yang dikerahkan dalam pengamanan arus mudik tersebut berjumlah 70 orang.
Demi kenyamanan pengunjung wisata, Imam mengaku berupaya mengganti maupun memperbaiki lampu penerangan yang rusak. Di samping itu, jalur di sepanjang jalan obyek wisata Guci yang rusak juga masih dalam proses perbaikan secara tambal sulam.